Target OJK Sulutgomalut 6.800 Insan Perbankan Terima Vaksin
Untuk memaksimalkan jangkauan, vaksinasi digelar maraton. Setelah ini akan digelar di pusat perbelanjaan
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Charles Komaling
TRIBUNMANADOMANADO.CO.ID, TRIBUN - Ribuan insan perbankan di Manado dan sekitarnya mendapatkan vaksinasi Covid-19. Marini Pondalos satu di antara peserta Natalia Lumomang (26) yang menjalani vaksinasi Covid-19.
"Akhirnya bisa divaksin. Sebelumnya belum sempat karena kesibukan. Beruntung digelar dekat kantor, jadi langsung ke sini," kata karyawan BNI Manado itu, Selasa (13/07/2021).
Katanya, ia lega setelah divaksin Covid-19. "Tinggal menunggu untuk dosis kedua," kata perempuan asal Tombatu, Minahasa Tenggara.
Rasa senang dan bangga juga diungkapkan Natalia HH Lumonang, warga Airmadidi, Minut.
Ia datang karena diajak kerabatnya, karyawan bank pelat merah. "Saya memang mau divaksin tapi sebelumnya belum jadi-jadi. Ini sudah, syukurlah," jelas ASN Pemprov Papua ini.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sulut Gorontalo dan Malut (OJK Sulutgomalut), Darwisman bilang, pihaknya menargetkan bisa menjangkau 4.043 insan perbankan, keluarga dan nasabah di Sulut.
OJK Sulutgomalut menggandeng beberapa bank untuk menyukseskan program tersebut.
Kegiatan itu merupakan Gerakan Peduli Insan Perbankan dalam Program Akselerasi Vaksinasi Nasional yang dilakukan serentak se-Indonesia.
Selain di rumah dinas BNI, vaksinasi di gelar di kantor OJK Manado, Bank BCA Manado, Bank Mandiri Manado . Program itu turut didukung Bank BRI Manado dan Bank CIMB Manado.
Untuk memaksimalkan jangkauan, vaksinasi digelar maraton. Setelah ini akan digelar di pusat perbelanjaan.
"Target kita, minggu ini bisa melayani seribuan orang," katanya.
OJK Sulutgomalut menargetkan, bisa memvaksinasi 6.800-an orang insan perbankan, nasabah dan kekuarga di Sulut, Gorontalo dan Malut.
Rinciannya, Sulut 4.043 orang, Gorontalo 1.200-an orang dan Malut 1.000 orang.
"Kami berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Manado yang menopang penuh kegiatan ini," ujar Darwisman yang didampingi Kabag EPK IKNB dan Pasar Modal, Ahmad Husain.
Setelah ini, OJK akan memperluas akses vaksinasi ke insan Industri Jasa Keuangan (IJK).