Breaking News:

Berita Sulut

Wahyuningsih Sutrisno Ikut Pray From Home: Ini Bentuk Ikhtiar Manusia

Wahyuningsih Sutrisno yang juga salah satu pelayan publik ini sangat berterima kasih atas gagasan yang telah dibuat demi kemanusiaan ini.

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Chintya Rantung
Istimewa
Wahyuningsih Sutrisno 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Acara Pray From Home atau doa bersama untuk para korban pandemi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama mendapat respon baik dari seluruh masyarakat, salah satunya di Sulawesi Utara.

Wahyuningsih Sutrisno yang juga salah satu pelayan publik ini sangat berterima kasih atas gagasan yang telah dibuat demi kemanusiaan ini.

"Intinya pray from home ini bentuk ikhtiar manusia, mengajak seluruh umat beragama di Indonesia untuk berdoa dirumah masing-masing mengetuk pintu langit agar Indonesia bisa selamat dari Covid-19 dan Pandemi segera berakhir," ucapnya saat diwawancarai, Minggu (11/7/2021).

Ia pun berharap agar setelah dilaksanakannya pray from home ini dapat kembali meningkatkan kesadaran masyatakat akan pentingnya protokol keaehatan.

"Harapan nya kita terus berikhtiar menjaga diri dengan mematuhi prokes dan tidak lupa untuk terus berdoa agar pandemi segera berakhir," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memimpin acara Pray From Home dalam rangka untuk mendoakan para korban pandemi Covid-19.

Presiden Jokowi pun menyampaikan duka citanya yang mendalam terhadap seluruh masyarakat Indonesia yang telah wafat akibat terpapar Covid-19.

"Dari rumah masing-masing, mari kita tundukkan kepala mengheningkan cipta, doa dari rumah, kita panjatkan dan berikhtiar agar ujian pandemi ini segera berakhir," kata Jokowi.

Jokowi juga mendoakan kesembuhan bagi seluruh masyarakat yang saat ini masih berjuang untuk sembuh dari paparan Covid-19.

Ia pun meminta masyarakat untuk meyakinkan orang-orang di sekitarnya agar mau beraktivitas di rumah saja jika memungkinkan.

"Mengatasi persoalan Covid-19 merupakan ijtihad kebangsaan kita hari ini, karena bertujuan menyelamatkan jiwa dan kemaslahatan kita bersama," kata Jokowi.

Doa bersama ini dibawakan oleh masing-masing perwakilan dari setiap agama.

Agama Islam diwakili oleh Habib Quraish Shihab, agama Kristen diwakili Pendeta Lipius Biniluk, agama Katolik diwakili Kardinal Suharyo, agama Hindu diwakili Kol Inf I Nengah Dana, agama Buddha diwakili Bhante Sri Pannavaro Mahathera, dan agama Konghucu diwakili Xs. Budi Santoso Tanuwibowo.

Baca juga: PT PP Proyek Bendungan Lolak Bolmong Senantiasa Prioritaskan Keselamatan Pekerja 

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Malam, Seorang Pelajar SMA Tewas, Ibu Menangis Histeris Sambil Peluk Korban

Baca juga: Manfaat dan Efek Samping Daun Mint bagi Kesehatan

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved