Manfaat Daun

Manfaat dan Efek Samping Daun Mint bagi Kesehatan

Penjelasan Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Prof Herni Simbala.

Editor: Rizali Posumah
Tribunmanado.co.id/Andreas Ruauw
Tanaman mint yang dijual di Pasar Bersehati Manado, Sulawesi Utara, Rabu (30/6/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Daun mint memiliki banyak kandungan gizi. 

Hal ini sebagaimana yang dikatakan oleh Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Prof Herni Simbala.

Daun yang banyak digunakan oleh warga Sulawesi Utara (Sulut) sebagai bahan makanan ini mengandung 3,8 gram protein, lemak, natrium, karbohidrat, serat, zat besi, kalium, vitamin A, vitamin B3, vitamin C.

"Daun mint sendiri sudah banyak dipakai orang Indonesia sebagai obat tradisional seperti bau mulut, pasta gigi, sakit kepala, flu, dan mengurangi kram perut ketika haid," terang Prof Herni, beberapa waktu lalu kepada Tribun Manado

Tanaman yang bernama latin mentha piperita L ini juga berfungsi sebagai anti bakteri Escherichia Coli (E. coli), Salmonella dan tentu sebagai anti oksidan.

Bagi masyarakat Sulut, daun mint juga banyak digunakan sebagai bumbu masakan.

"Kalau di Sulut biasa kita pakai sebagai bumbu masakan perkedel jagung dan perkedel nike. Aroma masakan pun jadi lebih mengundang selera," tutur Prof Herni.

Selain itu daun mint juga bisa digunakan untuk membuat minuman herbal, seperti dicampur saat menikmati teh.

Saat Anda terserang flu, daun mint dapat digunakan sebagai salah satu pengobatan alternatif. 

"Masukkan tiga pucuk daun mint ke dalam air hangat, lalu kita hirup uapnya. Setelah itu pernapasan akan menjadi lebih lega," pungkas Prof Herni.

Efek Samping

Selalaim memiliki segudang manfaat, daun mint juga bisa memberi efek samping bagi tubuh bila dikonsumsi secara berlebihan.

"Meskipun terhitung aman, sebaiknya mengkonsumsi daun mint jangan berlebihan. Kalau mengikuti resep nenek moyang, sebaiknya kita mengkonsumsi dalam jumlah ganjil," terang Prof Herni.

Jumlah yang baik dalam mengkonsumsi daun mint menurut Prof Herni adalah satu, tiga, lima, atau maksimal tujuh pucuk yang bisa dicampur ke dalam minuman hangat seperti teh.

Keunikan Daun Mint

Daun mint memiliki bau khas menyegarkan ketika kita dekati. Bau tersebut bisa semakin tercium ketika dicampurkan dengan air panas.

"Kalau dengan air panas aromanya bisa lebih keluar lagi karena daun mint mengandung zat-zat kimia tertentu yang bermanfaat sebagai terapi aromatik," jelas Prof Herni.

Hal tersebut membuat daun mint bisa digunakan sebagai diffuser.

"Ketika kita meletakkan daun mint di dalam diffuser yang dinyalakan, aroma di ruangan akan menjadi lebih dingin dan khas," tutup Prof Herni. (Penulis: Isvara Savitri/Tribunmanado.co.id)

Juara Copa America 2021, Lionel Messi Raih Trofi Perdana Bersama Argentina

Gempa Bumi Terkini Minggu 11 Juli 2021 Pukul 08.00 Wita, Info BMKG Terjadi di Kaimana

Argentina Juara Copa America 2021

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved