Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok Tokoh

Sosok Novilia Sjafri Bachtiar, Ilmuwan Utama Uji Coba Vaksin Sinovac, Diduga Meninggal karena Covid

Ilmuwan utama dalam uji coba vaksin Sinovac di Indonesia meninggal karena dugaan Covid-19 pada Rabu (7/7/2021)

Istimewa/Internet
Sosok Novilia Sjafri Bachtiar, Ilmuwan Utama Uji Coba Vaksin Sinovac, Diduga Meninggal karena Covid 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri BUMN Erick Thohir bagikan kabar duka.

Novilia Sjafri Bachtiar, Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis Bio Farma, meninggal dunia.

Kepergian beliau sungguh kehilangan yang luar biasa besar bagi keluarga besar BUMN.

Ilmuwan utama dalam uji coba vaksin Sinovac di Indonesia meninggal karena dugaan Covid-19 pada Rabu (7/7/2021)

UPDATE Positif Corona di Indonesia Jumat 9 Juli 2021: Bertambah 38.124 Kasus, Total 2.455.912 Orang

Novilia Sjafri Bachtiar Meninggal Dunia

Kematian Novilia Sjafri Bachtiar terjadi saat kematian akibat virus corona mencapai rekor tertinggi di Indonesia.

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang paling banyak menggunakan vaksin Sinovac.

Meninggalnya Sjafri pun menjadi sorotan media asing, satu di antaranya yakni CNN.

Kantor berita lokal mengatakan Novilia meninggal karena virus corona.

CNN menulis seorang pejabat perusahaan farmasi milik negara, BioFarma membeberkan Sjafri telah dimakamkan sesuai dengan protokol Covid-19.

Menteri BUMN Erick Thohir memposting pesan di Instagram berduka atas "kerugiannya yang besar" bagi BioFarma, badan yang membuat vaksin.

Ia tidak memberikan penyebab kematiannya.

"Ia (Novilia Sjafri Bachtiar) adalah lead scientist dan ketua dari puluhan uji klinis yang dilakukan BioFarma, termasuk uji klinis vaksin Covid-19 yang bekerja sama dengan Sinovac," katanya.

“Sudah diproduksi dan disuntikkan ke puluhan juta orang di Indonesia, sebagai bagian dari upaya kita untuk bebas dari pandemi Covid-19 ini.”

Menteri BUMN <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/erick-thohir' title='Erick Thohir'>Erick Thohir</a> ungkap hutang PLN mencapai Rp 500 Triliun, saat rapat dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (4/6/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved