Breaking News:

Kasus KM 50

Ingat Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI di KM 50? Terungkap Fakta Baru, Amien Rais Kini Bawa Kabar Gembira

Sebelumnya pengawal Habib Rizieq tewas dalam baku tembak dengan polisi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada 20 Desember 2020.

Editor: Gryfid Talumedun

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih Ingat kasus Tewasnya 6 Laskar FPI?

Kasus ini sekejap menjadi topik perbincangan publik beberapa waktu lalu.

Sebelumnya pengawal Habib Rizieq tewas dalam baku tembak dengan polisi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada 20 Desember 2020.

Namun baru-baru ini, Hasil dari investigasi yang dilakukan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) 6 Laskar FPI, akhirnya dihadirkan dalam bentuk buku.

Sosok Handik Zusen, Komandan Pemburu Laskar FPI, Alumnus Sekolah Pencetak Perwira Terbaik

Rekontruksi <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kasus' title='kasus'>kasus</a> penembakan 6 laskar FPI di Karawang Barat, Jawa Barat, yang dilakukan Bareskrim Polri, Minggu (13/12/2020) malam.

Peluncuran buku "Pelanggaran HAM Berat Pembunuhan Enam Pengawal HRS" yang disiarkan di kanal Youtube FNN TV pada Rabu (7/7/2021) kemarin itu, mengungkap fakta mengenai tudingan adanya keterlibatan TNI-Polri.

Adalah Amien Rais yang sebelumnya mendesak pemerintah agar transparan terkait tewasnya enam Laskar FPI atau pengawal Rizieq Shihab, menjawab langsung isu tersebut.

Amien Rais pun memastikan tidak ada keterlibatan aparat TNI-Polri dalam peristiwa sadis tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengapresiasi insiator Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam Laskar FPI, Amien Rais, karena telah mengumumkan tidak ada keterlibatan TNI-Polri dalam tewasnya enam Laskar FPI atau pengawal Rizieq Shihab.

Mahfud mengatakan, dengan pengumuman tersebut maka TP3 menilai peristiwa tersebut bukan pelanggaran HAM berat melainkan kejahatan biasa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved