Breaking News:

Satpol-PP Tomohon Sosialisasikan PPKM Mikro Lewat Pengeras Suara

Karena masyarakat tak semuanya sudah punya HP. Sehingga dilakukan imbauan atau sosialisasi secara langsung

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Charles Komaling
Istimewa
Kasat Pol PP Kota Tomohon Syske Wongkar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO  - Pemkot Tomohon terus mensosialisasikan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Surat edaran nomor 291/WKT/VII-2021 tentang pengetatan protokol kesehatan Covid-19 di Kota Tomohon  itulangsung disosialisasikan ke seluruh masyarakat.

"Sementara disosialisasikan ke masyarakat. Tadi saja kami lakukan penyampaian lewat pengeras suara," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tomohon Syske Wongkar, Rabu (7/7/2021).

Sasaran sosialisasi, lanjut Syske, lokasi-lokasi keramaian ataupun di rumah-rumah warga.

Hal ini dilakukan agar surat edaran ini betul-betul tersampaikan ke masyarakat.

"Karena masyarakat tak semuanya sudah punya HP. Sehingga dilakukan imbauan atau sosialisasi secara langsung," terangnya.

Di sisi lain terkait penindakan terhadap pelanggar PPKM, Syske menyebut pihaknya mengacu pada peraturan perundang-undangan.

"Pelanggar dijerat sesuai aturan yang paling tinggi. Jadi penanganannya kami limpahkan ke Korwas. Karena untuk penanganan UU atau PP mereka yang tangani," tandas Syske.

Adapun berikut 11 poin yang tertuang dalam surat edaran Walikota Tomohon ;

1. Pelaku pejalanan luar negeri dan/atau dalam negeri wajib melakukan Test Swab PCR dan melakukan isolasi mandiri selama 5 (lima) hari

2. Setiap pendatang yang masuk di Kota Tomohon wajib menunjukkan bukti hasil Swab dengan kadaluwarsa 2 hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved