Pers

Profesi Pers Tidak Akan Punah, Dewan Pers Sebut hanya Platformnya yang Berubah

Banyak hal menarik yang disampaikan dalam Pra-Uji Kompetensi Wartawan Dewan Pers

Penulis: Alexander Pattyranie | Editor: David_Kusuma
Tribun manado/Alexander Pattyranie
Asep Setiawan, pembicara dari Dewan Pers saat menyampaikan materi melalui pertemuan dalam jaringan, Rabu (07/07/2021). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak hal menarik yang disampaikan dalam Pra-Uji Kompetensi Wartawan Dewan Pers melalui penyelenggara Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS), Rabu (07/07/2021)  dengan sistem dalam jaringan.

Satu di antaranya yakni, profesi pers selamanya tak akan punah.

Hal itu disampaikan Asep Setiawan dari Dewan Pers di sela materi Filosofi Jurnalisme.

"Sepanjang negara ini masih ada, sepanjang pers masih jadi pilar demokrasi, maka di situ pers masih dibutuhkan. Hanya mungkin bagaimana cara dan platformnya yang sudah berbeda," kata mantan editor Kompas.com ini.

Pasalnya, belakangan banyak muncul content creator di media sosial.

Baca juga: Wanita Cantik Pingkan Pungus Yakin Inggris Masuk Final Euro 2020

Bahkan, seperti yang ditanyakan Isa Anshar Jusuf, satu di antara peserta,  bahwa seorang menteri memilih content creator atau YouTuber untuk wawancara.

Menurut Asep, peristiwa itu tak ada salahnya karena tak selalu dilakukan dan saat ini pihak Dewan Pers sedang memproses pembuatan undang-undang perlindungan untuk content creator di media sosial ini.

Perlu diketahui, Dewan Pers tidak menciptakan aturan atau undang-undang, Dewan Pers hanya mensahkan peraturan yang dibuat oleh konstiuen atau organisasi pers, antara lain, PWI, AJI, IJTI, PFI, SPS, Asosisasi TV Swasta Indonesia, Persatuan Radio Swasta Indonesia, Asiasi TV Lokal, AMSI, dan SMSI.

Sebanyak 60 peserta yang ikut dalam Pra-UKW untuk wilayah Sulawesi Utara kali ini.

Dikutip dari rilis LDPS, Direktur Eksekutif LPDS Hendrayana mengatakan, dari 110 yang telah mendaftar, Dewan Pers dan LPDS telah melakukan seleksi untuk mendapatkan 60 calon peserta yang kemudian akan diseleksi dalam Pra-UKW menjadi 54 Peserta yang akan mengikuti UKW.

Pra-UKW ini juga dirangkaikan dengan Pre-test dan Post-test demi meningkatkan kualitas pers.

"Hasil test akan menjadi acuan, siapa saja 54 peserta yang akan lolos," kata Pemred Sulutdaily.com Jeane Rondonuwu yang juga selaku mitra lokal UKW Dewan Pers-LPDS di Manado.(Tribunmanado.co.id/Alexander Pattyranie)

Baca juga: Perajin Peti Jenazah Senang Bercampur Sedih karena Banyak Pesanan: Berarti Banyak yang Meninggal

Baca juga: Cara Ampuh Mengatasi Gejala Sesak Napas Covid-19 yang Paling Menakutkan, Lakukan 6 Langkah Ini

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved