Penanganan Covid
Jaringan Anak Milenial Sulut Ramai-ramai Ikut Vaksinasi, Dukung Program Olly Dondokambey
Para pentolan Jaringan Anak Milenial (JAM) Sulut Hebat ambil bagian dalam program vaksinasi Covid-19.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: maximus conterius
"Generasi pasti ada di belakang dalam hal penyerapan ilmu pengetahuan dibanding tatap muka," kata Olly.
Sebab itu, lanjut dia, penting untuk memberlakukan kembali belajar tatap muka namun ada syarat harus dipenuhi dulu agar mencegah tidak terjadi penyebaran Covid di sekolah.
Olly mengatakan, tenaga pendidik saat ini sudah divaksin capaiannya 100 persen.
Ia menginginkan anak-anak bisa divaksin hingga capaian 70 persen sebelum sekolah tatap muka.
"(Jika) anak-anak 70 persen divaksin kita rekomendasi kembali belajar tatap muka langsung dengan protokol kesehatan," ujarnya.
Protokol kesehatan maksudnya, ruang kelas diisi maksimal 50 persen, tidak bisa penuh, kemudian waktu belajar dibagi.
Sebab itu, Olly mengharapkan siswa dan orang tua tidak usah khawatir anak divaksin.
Memang ada kasus yang sudah vaksin masih terpapar Covid-19, namun paling tidak yang sudah divaksin lebih kuat daya tahannya dibanding mereka yang belum divaksin.
Ia juga meminta guru memberi informasi yang tepat pada anak agar tidak ragu divaksin.
"Mari kita saling menjaga," katanya. (*)
Baca juga: Pastor Marcellus Rarun, Pencipta Lagu Alangkah Bahagianya Meninggal Usia 81 Tahun
Baca juga: 2.023 Kepala Keluarga Serobot Lahan KEK Bitung, Pemprov Sulut Lapor Polisi
Baca juga: Deretan Artis yang Menghilang dari Dunia Hiburan dan Memilih Menjadi Pegawai Negeri Sipil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/vaksinasi-jaringan-anak-milenial-sulut-hebat.jpg)