Penanganan Covid
Kasus Covid-19 Sulut Melesat, Keterisian ICU Isolasi RSUP Kandou 35 Persen
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Sulawesi Utara tren peningkatan kasus virus coronamencapai 200 persen.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pertambahan kasus positif Covid-19 di Sulut meningkat pasca libur hari raya beberapa waktu lalu.
Saat ini, berdasar data Satgas Covid-19 Sulut, tren peningkatan kasus mencapai 200 persen.
Peningkatan ini secara otomatis membuat beban bagi pelayanan kesehatan makin terlihat jelas.
Dalam kurun waktu 3 minggu terakhir, angka keterisian ruang isolasi dan ruang ICU Covid 19 atau Bed Occupational Rate(BOR) di rumah sakit rujukan Covid 19, meningkat dengan cepat.
Seperti di RSUP Prof RD Kandou Manado, tingkat keterisian ruang isolasi Covid-19 pun ikut naik.
"Terjadi kenaikan, dari yang biasanya rata-rata cuma 15 persen, sekarang dua kali lipat," ujar dr Hanry Takarenseran, Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP RD Kandou kepada Tribun Manado, Senin (05/07/2021).
Ia menjelaskan, untuk ruang rawat Covid berkapasitas 166 tempat tidur. Termasuk 55 tempat tidur untuk perawatan intensif.
Per Senin 5 Juli, kata dr Hanry, ICU isolasi Covid-19 terisi 35 persen sedangkan non ICU terisi 32 persen.
"Kita berharap agar kasus bisa terkendali sehingga beban rumah sakit tidak semakin berat," katanya.
Sebelumnya, Satgas Covid-19 Sulut merilis, data per Sabtu 3 Juli 2021, dalam waktu 17 hari keterisian bed isolasi meningkat dari 8 persen menjadi 25 persen.
"Bahkan pada beberapa kabupaten kota keterisiannya sudah diatas 50 persen," kata Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel, Senin (05/07/2021).
Katanya, semakin banyak orang yang sakit, maka otomatis makin banyak yang perlu dirawat di ruang perawatan intensif.
"Dan makin banyak juga kematian yang dilaporkan," jelasnya.
Positivity rate memburuk Selain itu, gambaran kegiatan testing juga menunjukkan tanda-tanda memburu.
Diimana positivity rate Provinsi Sulut meningkat dari 2,5 persen pada bulan Mei 2021.
Posisi terkini sudah mencapai angka diatas 10 persen. "Tepatnya ada diangka 12,31 persen," katanya.
Angka ini mengindikasikan bahwa dari setiap 100 sampel yang diperiksa akan terdapat 12 sampai dengan 13 kasus positif.
Kondisi ideal yang menunjukkan bahwa transmisi terkendali seharusnya berada dibawah 5 persen. (ndo)
• CHORD Gitar dan Lirik Lagu Talining Asmoro - NDX A.K.A feat PJR, Opo Salahku
• KONI Sulut Berikan Ultimatum, Pengurus Cabor Dualisme tak Berangkat Papua
• CHORD Gitar dan Lirik Lagu Mantan Djancuk - SKA 86, Sayang Jarene Kowe Masih Sayang