Breaking News:

Berita Tomohon

Jam Operasional Pelaku Ekonomi Tetap Seperti Biasa, Acara Suka Duka Dibatasi

Pemerintah Kota Tomohon memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Chintya Rantung
Foto: Istimewa, WM
Pemantauan jam operasional tempat usaha yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Kota Tomohon memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Meski demikian, Pemkot Tomohon juga memastikan pelaku ekonomi tetap jalan seperti biasa, namun wajib memperhatikan protokol kesehatan.

"Pelaku ekonomi jalan seperti biasa dengan memperhatikan prokes," tegas Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut, Minggu (4/7/2021) malam.

Adapun pembatasan jam operasional yang dimaksud sebagaimana Maklumat Wali Kota 138/WKT/V-2021 tentang penegasan pelaksanaan pemberlakuan protokol kesehatan dalam penanganan penyebaran pandemi Covid-19 di Kota Tomohon.

Pada poin 3 dimaksudkan, yaitu khusus acara suka duka yang dibatasi hingga jam 8 malam. Sedangkan untuk pelaku ekonomi tetap berjalan seperti biasa.

"Khusus acara suka duka batas jam 8 malam, tidak boleh kumpul-kumpul orang. Tapi untuk pelaku pelaku ekonomi berjalan seperti biasa," terangnya seraya menegaskan penerapan prokes menjadi syarat utama.

"Tempat usaha yang tidak mengindahkan prokes akan dikenakan sanksi oleh pemerintah," sambung Wenny.

Selain itu, dalam acara suka ataupun duka dibatasi kehadiran tak lebih dari 25 orang.

"Tidak boleh kumpul-kumpul lebih dari 25 orang," sebut Wenny.

Adapun bagi pelaku perjalanan ataupun yang ingin mengikuti acara suka duka wajib membawa surat hasil swab tes.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved