Breaking News:

Populer Nasional

Setelah BEM UI, Kini BEM UMY Kritik Presiden Jokowi: 'The King of Pura-Pura Tidak Paham'

Terbaru, setelah BEM UI, kini BEM UMY kritik Presiden Jokowi dengan sebutan baru 'The King of Pura-Pura Tidak Paham'.

Editor: Frandi Piring
Tribunnews.com
Presiden Jokowi tanggapi kritikan BEM UI. Kini dikritik BEM UMY. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia melontarkan kritik kepada Presiden Jokowi,

kini BEM UMY menyampaikan tanggapan dengan nada sedikit mengkritik.

Hal itu disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta atau BEM UMY saat menanggapi respons Presiden Joko Widodo atau Jokowi terhadap kritik yang disampaikan BEM Universitas Indonesia.

Unggahan BEM UI di media sosialnya, Jokowi: The King of Lip Service yang menuai polemik.(Via TWITTER/@BEMUI_Official)
Unggahan BEM UI di media sosialnya, Jokowi: The King of Lip Service yang menuai polemik.(Via TWITTER/@BEMUI_Official) ((Via TWITTER/@BEMUI_Official))

Sebelumnya BEM UI m mengkritik Presiden Jokowi dengan kata The King Of Lip Service,

terbaru BEM UMY melontarkan sebutan baru bagi sang presiden.

Seperti diketahui, BEM UI sebelumnya mengkritik Presiden Jokowi melalui media sosial Twitter dan Instagram dengan menjulukinya sebagai The King of Lip Service.

BEM UMY pun merasa perlu mengkritik respons yang diberikan Presiden Jokowi karena dinilai tidak menanggapi substansi dari isi kritikan yang disampaikan BEM UI.

Menurut BEM UMY, dalam menanggapi kritikan BEM UI, Presiden Jokowi hanya fokus pada labeling The King of Lip Service yang diberikan kepadanya.

"Beberapa kritikan yang disampaikan ternyata direspons tidak sesuai dengan harapan

dan mengaburkan substansi yang disampaikan oleh BEM UI," tulis keterangan BEM UMY dalam unggahannya di Instagram pada Kamis (1/7/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved