Breaking News:

Lawan Covid19

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Teken Edaran, Sekolah Buka Lagi Mulai 12 Juli , Berikut Syaratnya

Olly Dondokambey meneken Surat Edaran mengenai Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di satuan pendidikan, mulai PAUD hingga SMA/SMK di masa Pandemi Covid.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Ryo Noor
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancarai awak media. Olly telah meneken Surat Edaran mengenai Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di satuan pendidikan, mulai PAUD hingga SMA/SMK di masa Pandemi Covid 19. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gubernur Sulut, Olly Dondokambey meneken Surat Edaran mengenai Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di satuan pendidikan, mulai PAUD hingga SMA/SMK di masa Pandemi Covid 19.

Mulai 12 Juli 2021, sekolah sudah bisa memberlakukan pembelajaran Tatap Muka Terbatas.

Kepala Dinas Pendidikan Sulut, dr Grace Punuh pun membenarkan surat edaran tersebut.

"Sudah ditandatangani Pak Gubernur Surat Edaran Pembelajaran Tatap Muka Terbatas," ujarnya kepada tribunmanado.co.id, Rabu (30/6/2021).

Namun, kata dia, tak serta merta sekolah bisa memberlakukan pembelajaran tatap muka terbatas harus ada syarat dipenuhi.

"Prioritas utama tetap mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan pendidik/peserta didik," ujarnya

Berikut syarat-syaratnya:

Pertama, satuan pendidikan yang berada di daerah zona hijau dan kuning yang memiliki positive rate di bawah 5%, serta telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dapat membuka dan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas tahun pelajaran 2021/2022.

Kedua, satuan Pendidikan wajib mengisi dan melengkapi persyaratan tentang Pembelajaran Tatap Muka Terbatas sebagaimana tercantum dalam Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 04/KB/2020, 737 Tahun 2020, HK.01.08/Menkes/ 7093/2020,420-3987 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19);

Apabila daerah zona hijau dan kuning sebagaimana dimaksud dalam angka 1 memiliki positive rate di atas 5% atau telah berubah menjadi zona oranye dan merah, maka pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di satuan pendidikan wajib dihentikan sementara oleh instansi masing-masing selama 2 minggu, atau sampai dengan daerah dimaksud telah kembali menjadi zona hijau dan kuning, serta memiliki positive rate di bawah 5%;

Gugus Tugas COVID-19 di satuan pendidikan wajib berkoordinasi secara aktif dengan Gugus Tugas COVID-19 Daerah untuk mengetahui perkembangan penyebaran Pandemi COVID-19 di daerah setempat. (ryo)

Coba Selundupkan Obat Terlarang, 2 Pengunjung Terhenti di Pintu Rutan Kelas IIB Kotamabagu 

Sehan Landjar atau Ayub Ali, Siapa Pimpin PAN Sulut? SK Masih di Tangan DPP

Masih Ingat Anton Bachrul Alam? Jenderal Polri Dulu Getol Polwan Berhijab, Kini aktif Jemaah Tabligh

Presiden Joko Widodo Resmi Umumkan Penerapan PPKM Darurat, Mulai 3-20 Juli 2021 Khusus Wilayah Ini

Pendaftaran CPNS Manado Dibuka, Ada 148 Formasi, Simak Berikut Ini

KABAR Badrodin Haiti, Mantan Kapolri yang Kini jadi Bos PT Waskita Karya, Gajinya Fantastis

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved