Breaking News:

Bupati Sitaro: Usai 2 Tahun Menjabat akan Dievaluasi Lewat Uji Kompetensi

Jadi uji kompetensi ini akan memberikan gambaran bagi kami pimpinan daerah untuk menempatkan pejabat yang sesuai

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Charles Komaling
Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Sitaro
Bupati Evangelian Sasingen. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tahapan pelaksanaan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus belanjut.

Setelah melalui tahapan penyusunan makalah, 22 PTT Pratama yang menjadi peserta uji kompetensi mengikuti sesi wawancara yang dilangsungkan di Hotel Mercure Tateli Manado, Senin (28/6/2021).

Kesempatan itu, peserta diwawancarai satu per satu oleh panitia pelaksanaan uji kompetensi, yang terdiri dari Sekretaris Daerah Herry Bogar, Asisten III Sekda Denny Kondoj, Kepala Badan Diklat Sulawesi Utara Noudy Tendean serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulawesi Utara Femmy Suluh. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sitaro, Jacson Baginda yang menjadi salah satu peserta uji kompetensi menyebut, durasi wawancara setiap peserta bervariatif.

Meski begitu, waktu maksimal masing-masing peserta dalam sesi wawancara selama 20 menit.

"Tergantung pertanyaan yang berkembang dari panitia. Tapi rata-rata 20 menit," kata Baginda melalui sambungan telepon, Selasa (29/6/2021).

"Materi wawancara terkait makalah yang kita buat, yakni seputar jabatan yang dilamar," timpal Baginda yang mengaku mengajukan lamaran pada Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Panitia Uji Kompetensi, Herry Bogar menjelaskan tahapan-tahapan pelaksanaan Uji Kompetensi yang dimulai dengan tahapan pemberkasan, penyusunan makalah hingga wawancara.

"Makalah yang dibuat sesuai dengan jabatan yang dilamar dalam uji kompetensi ini. Begitu juga dengan wawancara yang materinya sesuai dengan makalah yang disusun berdasarkan jabatan yang dilamar," terang Bogar sembari menyebut wawancara akhir menjadi penajaman penilaian masing-masing peserta.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen mengatakan, uji kompetensi menjadi bagian dari proses evaluasi kinerja PPT Pratama diingkungan pemerintah daerah.

"Setelah menjabat selama dua tahun, para pejabat ini kembali dievaluasi lewat uji kompetensi ini. Kira-kira masih bisa ditempatkan pada jabatan yang lama, atau seperti apa. Jadi uji kompetensi ini akan memberikan gambaran bagi kami pimpinan daerah untuk menempatkan pejabat yang sesuai dengan kemampuan masing-masing," terang Sasingen.

Menurut bupati, hal yang terpenting bagi seorang pejabat adalah bagaimana menjalankan tanggung jawab dan berinovasi terhadap jabatan yang dipercayakan oleh pimpinan.

"Masih ada yang kadang dalam pengambilan keputusan atau dalam bertindak, masih ada kata-kata ini atas perintah bupati, atas perintah wakil bupati dan sebagainya. Itu menandakan anda tidak mampu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab," tegas Sasingen. (her)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved