Breaking News:

Populer Nasional

Kabar Terbaru Nasib Nurdin Abdullah, Gubernur Nonaktif Sulsel Segera Menghadap Hakim

Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah akan segera disidang atas kasu suap korupsi.

Editor: Frandi Piring
Antara Foto/Akbar Nugroho
Kabar Nurdin Abdullah, Gubernur Sulsel terjerat Kasus Korupsi akan segera disidang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terbaru Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah yang terjerat kasus dugaan korupsi.

Nurdin Abdullah diketahui menjadi tersangka dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di wilayah kepemimpinannya.

Setelah kurang lebih 3 bukan ditahan, akhirnya Nurdin Abdullah akan segera disidang.

Suasana saat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri memberikan keterangan pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah oleh KPK, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021) dini hari. Pada konferensi pers tersebut, KPK menyatakan telah menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah sebagai tersangka kasus proyek pembangunan infrastruktur karena diduga menerima gratifikasi atau janji. Selain Nurdin Abdullah, KPK juga menetapkan tersangka kepada Sekdis PUPR Sulsel, Edy Rahmat (ER) sebagai penerima dan Agung Sucipto (AS) selaku pemberi.
Suasana saat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri memberikan keterangan pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah oleh KPK, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021) dini hari. Pada konferensi pers tersebut, KPK menyatakan telah menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah sebagai tersangka kasus proyek pembangunan infrastruktur karena diduga menerima gratifikasi atau janji. Selain Nurdin Abdullah, KPK juga menetapkan tersangka kepada Sekdis PUPR Sulsel, Edy Rahmat (ER) sebagai penerima dan Agung Sucipto (AS) selaku pemberi. (Tribunnews/Jeprima)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan berkas penyidikan dua tersangka kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Tahun Anggaran 2020-2021.

Kedua tersangka tersebut ialah Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulawesi Selatanl atau orang kepercayaan Nurdin Abdullah.

Berkas perkara keduanya pun dinyatakan lengkap atau P21.

Seiring dengan itu, tim penyidik akan melimpahkan berkas perkara, barang bukti, dan dua tersangka itu ke tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK atau tahap II.

"Setelah dilakukan pemeriksaan kelengkapan berkas perkara untuk tersangka NA (Nurdin Abdullah) dan tersangka ER (Edy Rahmat) oleh Tim JPU dan dinyatakan lengkap, hari ini dilaksanakan Tahap II dari Tim Penyidik kepada Tim JPU," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (24/6/2021).

Dengan perlimpahan berkas terebut, penahanan kedua tersangka itu menjadi tanggung jawab tim JPU selama 20 hari, terhitung sejak 24 Juni 2021 sampai dengan 13 Juli 2021.

Dimana, Nurdin akan ditahan ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur, sementara Edy akan ditahan di Rutan KPK Kavling C1.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved