Penanganan Covid
63 Bayi dan 743 Anak di Sulut Positif Covid-19, Masyarakat Diminta Taati Protokol Kesehatan
Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak tahun lalu turut menjadikan bayi dan anak-anak sebagai korbannya.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak tahun lalu turut menjadikan bayi dan anak-anak sebagai korbannya.
Sebanyak 63 orang bayi di bawah satu tahun dan 743 anak tercatat positif Covid-19 di Sulut.
"Itu angka kumulatif dari tahun lalu. Total selama pandemi berlangsung," kata Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel kepada Tribun Manado, Selasa (22/06/2021).
Dijelaskan, anak di sini ialah mereka yang berusia 1-14 tahun.
Baca juga: Polsek Tagulandang Gencarkan Operasi Yustisi, Pelanggar Prokes Disanksi Bersihkan Lingkungan
Dari puluhan bayi positif Covid-19 itu, sebanyak enam di antaranya meninggal dunia.
Sementara jumlah anak positif Covid-19 yang meninggal dunia sepanjang pandemi, tercatat dua anak.
Terkait itu, ketersediaan ruang solasi ICU khusus anak di Sulut cuma lima tempat tidur.
Meskipun demikian, Dandel bilang bagi anak dengan gejala biasa, bisa dirawat di ruang isoloasi biasa (umum).
"Ruang isolasi biasa bisa dikonversi jadi ruang isolasi anak," katanya.
Melihat data yang ada, Satgas Covid-19 Sulut mengimbau masyarakat tetap waspada.
"Artinya, Covid-19 ini menyerang siapa saja, dari bayi sampai lansia," jelasnya.
Masyarakat diimbau taat protokol kesehatan seiring terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: BERITA FOTO: Pengrajin Batu Akik di Kawasan President 21 Kota Manado
"Memang di Sulut, jika dilihat dari pertambahan kasus, zona risiko masih terkendali tapi kami imbau tetap disiplin menjelaskan protokol kesehatan," katanya.
Terkait itu, sampai dengan 21 Juni 2021, kasus Covid-19 di Sulut terakumulasi 15.951 orang positif.
Tercatat, pada 21 Juni 2021 terdapat penambahan 16 kasus positif baru di Sulut.