Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Vaksinasi Covid

Peringati HUT ke-97, Wanita Katolik Republik Indonesia Gelar Vaksinasi Covid dan Bagi Masker Gratis

Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) cabang Santo Antonius de Padua Girian, Kota Bitung melaksanakan vaksinasi Covid 19 massal.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
(Tribun manado / Christian Wayongkere)
Pelaksanaan vaksinasi covid-19 dan pemberian masker gratis yang dilakukan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Santo Antonius de Padua Girian. 

ada foto - foto pelaksanaan vaksinasi covid 19 dan pemberian masker gratis yang dilakukan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Santo Antonius de Padua Girian.

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) cabang Santo Antonius de Padua Girian, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Dinas Kesehatan Kota Bitung melalui Puskesmas Grian Weru, melaksanakan vaksinasi Covid 19 massal.

Kegiatan bertemap di halaman SD Katolik Stella Maris Girian, Kelurahan Girian Atas Kecamatan Girian Kota Bitung, Senin (21/6/2021).

Data yang dirangkum total ada 113 orang yang diberikan suntikan vaksinasi covid-19, jenis AstraZeneca dosis pertama, ada tujuh orang yang ditunda.

113 orang yang menjalani vaksinasi massal digagas WKRI cabang Santo Antonius de Padua Girian dan Dinas Kesehatan Kota Bitung meliputi, warga tidak bekerja 46 orang, usia lanjut (lansia) 14, pelayanan pubik 23 orang, pedagang enam orang dan masyarkat umum 24 orang.

Menurut Greety Mandey Ketua Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) cabang Santo Antonius de Padua Girian, pelaksanaan vaksinasi massal digelar dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) WKRI ke 97 tahun 2021.

Baca juga: Cewek Manado Viona Waworuntu Minta Pemkot Manado Lebih Perhatikan Ruang Terbuka Hijau

"Dalam rangka itu, kami melaksanakan percepatan pemberian vaksinasi covid-19 bekerja sama dengan  Dinas Kesehatan Kota Bitung. Dimana percepatan vaksinasi ke masyarakat Kota Bitung merupakan bagian dari program 100 pemerintahan MMHH," kata Greety Mandey, Senin (21/6/2021).

MMHH merupakan akronim dari nama Wali kota Bitung Maurits Mantiri dan Wakil walikota Hengky Honandar.

Lanjut Greety Mandey yang juga istri tercinta dari Fabian Kaloh anggota DPRD Provinsi Sulut fraksi PDI Perjuangan ini, vaksinasi covid 19 ini tidak hanya menyasar umat Katolik di Kota Bitung melainkan seluruh lapisan masyarakat umum.

Selain pelaksanaan vaksinasi covid 19, pengurus WKRI juga turun ke jalan untuk melakukan bagi-bagi masker gratis kepada pengendara bermotor yang melintas di depan Gereja Katolik Stella Maris Girian.

Baca juga: Segini Harta Kekayaan Sonny Wanimbo, Ketua DPRD Tolikara yang Dituding Jadi Donatur bagi KKB Papua

"Tota masker yang kami bagikan ada 300san, kepada pengendara jalan raya dan masyarakat yang mengikuti vaksinasi covid 19. Selain itu juga akan diberikan hand sanitizer, ini sebagai bentuk dan upaya kami WKRI memutus mata rantai pandemi Covid 19 di Kota Bitung," terangnya.

Menurut Greety Mandey, jika masyarakat sudah di vaksin dan terus taat serta disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) memakai masker, menjaga jarak tidak berkerumun dan mencuci tangan di air mengalir pakai sabun.

Bisa menghindarkan warga dari serangan virus corona, yang hingga saat ini terus ada bahkan sudah sampai ke varian atau jenis-jenis yang baru.

Pelaksanaan vaksinasi covid-19 dan pemberian masker gratis yang dilakukan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Santo Antonius de Padua Girian.
Pelaksanaan vaksinasi covid-19 dan pemberian masker gratis yang dilakukan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Santo Antonius de Padua Girian. (Tribun manado / Christian Wayongkere)

Dalam rangkain HUT WKRI ke 97 tahun 2021, pada tanggal 24 Juni 2021 ada anjangsana ke Panti Asuhan Sayap Kasih Kota Tomohon, dilanjutkan pada hari Sabtu 27 Juni 2021, jam 5 sore ada misa syukur HUT WKRI.

"Dalam misa ini hanya dihadiri pengurus cabang dan ketua ranting. Kami memang meakukan pembatasan kehadiran tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana saat ini dilarang untuk mengumpulkan orang yang banyak sebagai bagian dan bentuk dari pencegahan covid 19," kata dia.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved