Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

TMMD ke 111

Satgas TMMD ke 111 Bangun MCK di Kumersot, Sumber Air Melimpah

Keberadaan mata air itu, dimanfaatkan juga untuk pembangunan MCK dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa ke 111 tahun 2021 oleh TNI AD

Tayang:
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
proses pengerjaan MCK yang ada di dekat mata air dan pengecetan empat rumah ibadah di Kelurahan Kumersot Kecamatan Ranowulu Kota Bitung, dalam rangkain TMMD ke 111. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sumber air di Mata Air Kumersot di Kelurahan Kumersot Kecamatan Ranowulu Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kerap dimanfaatkan oleh sejumlah warga yang berprofesi sebagai petani kebun.

Opa Rumambi (60) satu di antara warga yang keseharian sebagai petani, mengatakan sumber air di mata air tersebut bisa langsung di minum airnya terasa segar.

Hampir setiap hari, mata air itu disambangi para warga sebelum dan sesudah pergi berkebun.

Keberadaan mata air itu, dimanfaatkan juga untuk pembangunan MCK dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 tahun 2021 oleh TNI AD.

Baca juga: Pernikahan Dini Bukan Solusi, Ini Penjelasan Aktivis GPS di Tribun Bakudapa

Sebanyak tujuh personil satgas TMMD ke 111 gabungan TNI Polri, dalam tahapan penggalian septik tank untuk proses pembuatan MCK.

"Sebagai masyarakat kami merasa terbantu dengan hadirnya MCK, masyarakat bisa gunakan itu dengan baik," kata Nur Farida (38) warga lingkungan II kelurahan Kumersot.

Menurut Nur Farida selain di pakai untuk minum, beberapa warga juga kerap menggunakan mata air  itu untuk MC.

Sehingga dengan keberadaan MCK yang di bagun personil Satgas TMMD ke 111, pemanfaatan MCK sudah sesuai pada tempatnya.

"Sekali lagi kami berterima kasih karena sudah dibangun MCK di lokasi pemandian mata air," tandasnya.

Baca juga: Cerita Wali Kota Bitung Maurits Mantiri Jadi Juara Game Online Onet

Adapun untuk sasaran Dansatgas pada program non Fisik TMMD ke 111 selain membangun dua pos kamling dan cat pagar empat rumah ibadah.

Personil di lapangan juga akan melakukan rehab dua unit rumah tidak layak huni (RTHL) milik warga dan pembuatan dua unit tempat MCK

Sasaran non fisik dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 di Kelurahan Kumersot Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diantaranya pengecetan pagar rumah ibadah.

Informasi yang dirangkum dari Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Lettu Inf JullenT Kasiaheng, ada empat rumah ibadah yang menjadi sasaran untuk dilakukan pengcetan pagar.

Satu di antaranya Gedung Gereja GMIM Ebenhezer Komersot, sejak Rabu (16/6/2021) mulai berlangsung pengecetan oleh personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke 111.

Baca juga: Pernikahan Dini Bukan Solusi, Ini Penjelasan Aktivis GPS di Tribun Bakudapa

"Sebelum di cat oleh personil, dibersihkan terlebih dahulu," kata Lettu Inf JullenT Kasiaheng, Komandan SSK TMMD ke 111, Kamis (17/6/2021).

Menurut Pdt Nourtje Kaseha Kodoati, sasaran non fisik pada TMMD ke 111 ini sangat membantu warga masyarakat yang ada di Kelurahan Kumersot, amat terlebih rumah ibadah.

"Sangat bertimakasih dan bersyukur, tak menyangka program TMMD ini sangat membantu, dan memang  kebetualan kami akan mengecat pagar rumah ibadah," kata Pdt Nourthe Kodoati.

Selain pengecetan pagar empat rumah ibadah di lokasi pelaksanaan TMMD ke 111, Dansatgas juga melakukan kegiatan non fisik berupa pembangunan pos keamanan lingkungan atau pos kamling.

Menurut Dansatgas TMMD ke 111 yang juga Dandim 1310 Bitung, Letkol Inf Benny Lesmana total ada dua poskamling yang sementara di kerjakan oleh personel.

Personil Satgas TMMD bersama warga bahu membahu mendirikan poskamling yang berada di lingkungan 2 dan 3 Kelurahan Kumersot.

Dengan pendirian poskamling ini, nantinya bisa meminimalisir tindak kriminal serta mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan dari luar.

"Kami bangga, karena masyarakat bisa ikut serta dalam kegiatan TMMD, mereka juga membaur dengan TNI di saat waktu istirahat, muda-mudahan ada nilai plus juga untuk pemuda-pemuda di sini," kata Dandim.(crz)

Tentang Bitung

Kota Bitung adalah salah satu kota di Provinsi Sulawesi Utara.

Jarak dari Manado ke Manado Ibukota Provinsi Sulut yakni 42,4 kilometer lewat Jalan Tol Manado - Bitung, atau sekitar 50 menit ditempuh dengan kendaraan roda empat.

Kota ini memiliki perkembangan yang cepat karena terdapat pelabuhan laut yang mendorong percepatan pembangunan.

Wilayah Kota Bitung terdiri dari wilayah daratan yang berada di kaki gunung Dua Saudara dan sebuah pulau yang bernama Lembeh.

Kota Bitung terdiri dari 8 kecamatan dan 69 kelurahan, dengan luas wilayah 302,89 km² dan sebaran penduduk 730 jiwa/km²

Saat ini Kota Bitung dipimpin Wali Kota Maurits Mantiri dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved