Penanganan Covid
Masyarakat Diingatkan Harus Lebih Waspada, Varian Virus Covid-19 dari India Penularannya Lebih Cepat
Harus lebih waspada. Masyarakat diingatkan mengenai bahayanya varian virus Covid-19 dari India, Delta. Lebih cepat penularannya.
Mengingat, program vaksinasi yang dilakukan pemerintah ini masih sangat efektif untuk mengatasi jenis varian yang masuk ke Indonesia.
"Sampai saat ini, varian ini (Delta dari India ini masih bisa diatasi) tentunya dengan vaksin-vaksin yang ada."
"Baik yang digunakan pada vaksin gotong-royong maupun vaksin program pemerintah (dirasa) masih sangat efektif untuk mengatasi pandemi untuk memberikan proteksi dan perlindungan kepada kita," terang Siti Nadia.
Dalam kesempatan ini, Siti Nadia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap ketat dalam menaati protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, menggunakan masker dan tidak berkerumun.
"Dalam mengantisipasi kasus penularan varian baru covid-19, Siti menyebut protokol kesehatan yang sangat ketat perlu dilakukan," ujar Siti Nadia.
Jika diperlukan, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan PPKM Mikro pada daerah masing-masing.
Termasuk dengan lebih memperketat testing, tracing hingga treatment.
"Pembatasan mobilitas harus dilakukan dan 3 T perlu ditingkatkan," kata Siti Nadia.
Siti menengaskan, hal ini harus tetap ditekankan kepada masyarakat, karena pada prinsipnya varian baru ini tidak akan berkembang jika tidak menemukan tempat untuk tumbuh.
"Pada prinsipnya, varian baru ini selama dia tidak menemukan manusia untuk tempat tumbuh dan berkembang biak, maka dia akan kalah dengan sendirinya."
"Tentunya dengan adanya PPKM mikro secara ketat akan sangat efektif (untuk mencegah berkembangnya virus ini)," kata Siti Nadia.
Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Minta Indonesia Belajar dari Negara Inggris tangani Varian Delta
Diketahui pada 14 Juni 2021 lalu, diumumkan ada 28 kasus Covid-19 varian B.1.617.2 atau yang saat ini dinamai varian Delta.
Dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (16/6/2021), Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan Indonesia perlu belajar perkembangan terakhir dari varian Delta yang juga menyebar di Inggris.
Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi, sebelum kasus Covid-19 varian dari India ini mendominasidi Tanah Air.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tetap-waspada-sudah-masuk-virus-corona-varian-delta.jpg)