Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Masyarakat Diingatkan Harus Lebih Waspada, Varian Virus Covid-19 dari India Penularannya Lebih Cepat

Harus lebih waspada. Masyarakat diingatkan mengenai bahayanya varian virus Covid-19 dari India, Delta. Lebih cepat penularannya. 

Tangkap Layar YouTube Channel Tribunnews.com
Kabar terbaru penanganan covid 19 di Indonesia. Tetap waspada sudah masuk virus corona varian delta. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Harus lebih waspada. Masyarakat diingatkan mengenai bahayanya varian virus Covid-19 dari India, Delta.

Sudah masuk Indonesia.

Varian virus Covid-19 dari India, Delta lebih cepat penularannya. 

Baca juga: KABAR Terbaru Bunga Citra Lestari, Lakukan Isolasi Mandiri, Begini Kronologi BCL Positif Covid-19

Baca juga: Skor Turki VS Wales, The Dragons Menang, Berikut Nama-nama Pencetak Gol

Baca juga: HUJAN Lebat dan Angin Kencang Akan Terjadi di Daerah Ini, Info BMKG Cuaca Hari Kamis 17 Juni 2021

Jamur Hitam yang Menyerang Otak Jangkiti Ratusan Pasien Covid-19 di <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/india' title='India'>India</a>, Dampaknya Lebih Parah

Anggota keluarga dan pekerja ambulans yang mengenakan APD membawa jenazah pasien yang meninggal karena Covid-19 di tempat kremasi di New Delhi pada 27 April 2021. (Prakash SINGH / AFP)

Demikian info dari Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi. 

Dia mengatakan varian virus Covid-19 dari India, Delta, memiliki tingkat penularan yang lebih cepat bila dibandingkan dengan varian dari Inggris.

Bahkan, tingkat penularan varian Delta ini dapat mencapai 60 persen lebih cepat dari varian Inggris.

Dikutip dari Kompas Tv, Rabu (16/6/2021), Siti Nadia mengatakan varian jenis Delta dari India ini berbeda dengan varian dari Afrika.

Untuk diketahui, varian dari Afrika memiliki karakter yang dapat memperparah penyakit bawaan dari pasien.

"Varian baru asal Afrika akan membuat penyakit menjadi lebih berat, (sedangkan) varian dari India meningkatkan penularan hingga 60 persen dari Inggris," terang Siti Nadia, dalam wawancaranya, Rabu (16/6/2021).

Siti Nadia mengatakan masuknya varian ini mengharuskan kita untuk menjadi lebih waspada.

Mengingat, selain varian baru yang masuk, Indonesia masih sedang dalam penanganan jumlah kasus yang mengalami lonjakan pasca libur lebaran.

"Ini yang kini menjadi kewaspadaan kita, ditengah lonjakan kasus yang terjadi karena pergerakan mobilitas kita yang tinggi pasca lebaran, ditambah lagi karena beredarnya varian baru, masalah ini yang saat ini kita hadapi," terang Siti Nadia.

Meski demikian, Siti Nadia meminta masyarakat untuk tetap tenang menanggapi hal ini.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved