Breaking News:

Kabar Israel

Naftali Bennett jadi Perdana Menteri Israel, Iran Tidak Yakin Ada Perubahan

Naftali Bennett kini sudah terpilih menjadi Perdana Menteri Israel, namun Iran tidak yakin akan ada perubahan

Editor: Rhendi Umar
Jerusalem Post/ tangkapan layar
Naftali Bennett, Calon Pengganti PM Israel Benjamin Nethanyahu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Naftali Bennett kini sudah terpilih menjadi Perdana Menteri Israel, namun Iran tidak yakin akan ada perubahan kebijakan luar negeri dan keamanan.

Pernyataan ini disampaikan sehari setelah parlemen Israel mengakhiri 12 tahun berjalannya pemerintahan Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri.

"Musuh Iran hilang dan Iran yang kuat masih di sini. Saya tidak berpikir kebijakan Israel akan berubah dengan pemerintahan baru," kata Saeed Khatibzadeh.

Parlemen Israel melakukan pertemuan pada hari Minggu kemarin untuk memberikan suara kepercayaan pada  pemerintah koalisi baru.

Yair Lapid, Pemimpin partai oposisi terbesar Israel Yesh Atid, telah berhasil membentuk pemerintahan yang mengangkat Naftali Bennett sebagai Perdana Menteri (PM) Israel, mengakhiri era Benjamin Netanyahu.

Bennet merupakan pemimpin partai sayap kanan Yamina yang berhasil mengakhiri 12 tahun pemerintahan Netanyahu di negeri zionis itu.

Dikutip dari laman Sputnik News, Senin (14/6/2021), ribuan warga Israel bergerak menuju pusat kota Tel Aviv, kota tepi pantai Israel, untuk menandai berakhirnya 12 tahun kekuasaan Netanyahu saat pemerintahan koalisi baru mulai menjabat.

Kawasan Balai Kota Tel Aviv pun diterangi lampu dan dihiasi bendera Israel untuk menyambut perayaan tersebut.

Di alun-alun yang terletak di depannya, penduduk kota mengibarkan bendera dan bersulang sambil mendengarkan musik yang menggelegar.

Bahkan banyak diantara warga yang memainkan gelembung sabun dan meniupkannya ke udara.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved