Rabu, 13 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kopassus

Profil Pasukan Khusus Dunia: Bandingkan Kekuatan Tempur Kopassus Indonesia dan Snow Leopard China

Profil dua pasukan khusus dunia Kopassus dari Indonesia dan Snow Leopard Commando Unit dari China. Pasukan militer yang disegani oleh dunia.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
Antara Foto/Sigid Kurniawan
Profil dua pasukan khusus dunia Kopassus dari Indonesia dan Snow Leopard Commando Unit dari China. 

Mereka dilatih diam-diam selama lima tahun, dan kemudian sempat mengatasi demonstrasi di Akademi Kepolisian Beijing pada 27 April 2006.

Pasukan ini lantas dipercaya dalam operasi melawan terorisme, melindungi delegasi, menegakkan hukum dan ketertiban di Olimpiade Beijing 2008.

SLCU, yang sempat berpartisipasi dalam latihan anti-teroris dengan Rusia pada 4 September 2007, kemudian dikerahkan ke Afghanistan dan Irak untuk melindungi personel diplomatik "Negeri Panda".

Unit ini lantas diubah jadi Unit Komando Macan Tutul Salju, yang menurut Qu Liangfeng, seorang perwira senior, "terinspirasi kisah macan tutul salju yang pemberani dan licik, yang bisa lolos dari penyergapan seorang pemburu dan delapan anjing pemburunya."

Keunggulan dan daya tempur

SLCU dikenal sering melakukan sesi pelatihan keterampilan kontra-terorisme untuk menjaga perbatasan di Kashgar, di Daerah Otonomi Xinjiang Uighur, barat laut China.

Karena itulah, pasukan ini punya daya tempur yang tidak bisa dianggap main-main.

Selain itu, SLCU juha meluncurkan serangkaian program pelatihan tempur untuk menjaga perbatasan.

Termasuk manuver taktis untuk melakukan pencarian di daerah perkotaan.

SLCU juga dilengkapi kemampuan khusus yang membanru peranan Polisi Rakyat Bersenjata China.

Upaya kontra-terorisme, kontrol kerusuhan, menyelesaikan kasus pembajakan dan pembuangan bom, jadi spesialisasi unit macan tutul salju ini.

Salah satu operasi penting yang makin mendongkrak nama SLCU, diantaranya mengamankan Olimpiade 2008 di Beijing.

Latihan berat sebelum penugasan

Hanya perwira yang pernah bertugas di Kepolisian Rakyat dalam jangka waktu lebih dari satu tahun yang memenuhi syarat melamar di SLCU.

Selanjutnya, mereka akan menjalani wawancara, tes fisik, dan tes psikologis khusus.

Usia rata-rata saat petugas SLCU adalah 22 tahun, karena sebagian besar sudah memasuki unit militer sejak usia 18 tahun.

Perwira yang terpilih menjalani pelatihan fisik dan senjata yang berat, bersama dengan pelajaran mengemudi untuk berbagai kendaraan.

Latihan fisiknya meliputi 200 push-up, 200 sit-up, 100 squat, 200 kali mengangkat barbel, dan membawa beban 35 kg untuk lari 10 kilometer lintas alam.

Mereka kemudian ditugaskan ke Detasemen ke-13 Korps Jenderal Beijing, di mana SLCU bermarkas.

(Kompas.com)

https://internasional.kompas.com/read/2021/06/05/090632070/profil-pasukan-khusus-dunia-kopassus-indonesia?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved