Breaking News:

Tribun Travel

Mengunjungi Gua Tengkorak Totombatu di Talaud, Diyakini Asal Muasal Suku Talaud

Kontributor Tribunmanado.co.id mendatangi salah satu tempat bersejarah, Goa Totombatu yang dikenal dengan Goa Tengkorak

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: David_Kusuma
Ivent Mamentiwalo
Gua Tengkorak di Talaud 

Saat salah satu anggota dari kumpulan masyarakat itu meninggal dunia, mereka yang masih hidup kemudian mengambil kepalanya, diletakkan di atas sebuah piring keramik atau guci dan kemudian diletakkan di dalam goa batu yang ada di atas bukit batu yang berada di bibir pantai kawasan Totombatu.

Cara peletakan piringpun berbeda-beda, untuk tokoh masyarakat, piring berjumlah tiga buah dan diletakkan masing-masing di bawah tengkorak kepala, di bawah tulang panggul, serta di bawah tulang kaki. Sedang untuk masyarakat biasa piring hanya satu dan hanya menjadi tempat meletakkan kepala saja.

Jumlah tengkorak kepala dan tulang belulang yang ada di dalam gua batu itu lebih dari 100 buah.

Gua Tengkorak di Talaud
Gua Tengkorak di Talaud (Ivent Mamentiwalo)

Ini berarti ada 100 lebih leluhur yang mati dan kepalanya diambil untuk diletakkan di gua batu.

Salah satu dari sejumlah besar tengkorak itu berdiameter hampir 50 cm yang diyakini milik Tatuhe.

Namun saat ini gua tersebut hanya menjumpai sekitar 33 tengkorak saja dan tidak ditemukan tengkorak raksasa milik Tatuhe sebagaimana yang diceritakan penduduk setempat.

Satu hal yang menunjukkan tentang keberadaan tengkorak raksasa Tatuhe, adalah adanya ruas-ruas tulang betis dan paha manusia yang memiliki ukuran sekitar 15 cm lebih panjang dari ruas ukuran normal tulang betis dan paha manusia Indonesia.

Diceritakan bahwa tulang-tulang itu hilang dari gua karena dicuri orang, dan yang paling besar terjadi di paruh tahun 1960-an ketika ada sekelompok orang yang mengaku berasal dari Belanda yang kemudian mengangkut sejumlah benda termasuk sebuah guci besar yang berisi tengkorak raksasa.

Guci dan barang-barang peninggalan itu menurut Taengetan kemudian dibawa menuju negeri Belanda dan hingga kini tidak ada informasi lagi yang menjelaskan keberadaan sejumlah benda yang dicuri itu. 

Namun meski demikian lokasi tersebut masih tetap dijaga kelestarian-nya oleh warga setempat dan Pemerintah Kabupaten Talaud.

Perawatan lokasi terus dilakukan oleh Dinas Pariwisata Pemkab Talaud . 

Gua Tengkorak
Gua Tengkorak (Ivent Mamentiwalo)

Bahkan lokasi tersebut saat ini masih terus diburu oleh para wisatawan lokal maupun internasional. 

Wildy Salah satu Jurnalis Asal Manado yang mengaku sangat senang dapat masuk dan melihat kondisi Goa Totombatu secara dekat . 

"Saya senang bisa sampai ke tempat ini dan bisa mengabadikan Moment (berphose) di lokasi tersebut. Diimbau kepada perintah terutama dinas yang terkait untuk tetap bisa merawat dan terus melestarikan lokasi tersebut, karena ini merupakan aset wisata kabupaten Talaud demi kemajuan daerah ujar,"Wildy sambil terkagum melihat beberapa Tengkorak yang tertumpuk di dalam gua (iv)

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved