Wabub Sangihe Meninggal

Wabub Sangihe Helmud Hontong Meninggal, Ketua DPRD Sulut: 'Selamat Beristirahat Rumah Sudah Selesai'

Ucapan duka atas meninggalnya Wabub Sangihe Helmud Hontong diungkapkan Ketua DPRD Sulawesi Utara, Fransiscus Andi Silangen.

Editor: Frandi Piring
Foto manadonews.co.id
Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong meninggal dunia. Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen kenang pertemuan terakhir dengan almarhum. 

Keduanya yang diusung Partai Golkar menang dan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Sebelumnya, Helmut diketahui menjabat sebagai anggota DPRD Kepulauan Sangihe dua periode sejak 2009-2014 dan 2014-2017.

Terkait jabatan yang ditinggalkan Helmut, politisi Partai Golkar itu tak akan tergantikan hingga masa jabatannya bersama Jabes berakhir.

Akademisi FISIP Unsrat, Ferry Daud Liando menjelaskan, sepeninggal Helmut maka akan terjadi kekosongan jabatan,

yang perlu diisi tanpa perlu dilakukan pemilihan secara langsung oleh masyarakat.

Akan tetapi, hanya dipilih oleh DPRD Sangihe.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 12 tentang Penyusunan Tatib DPRD menyebutkan,

tugas DPRD salah satunya memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam hal terjadi kekosongan jabatan.

Menurut Pasal 176 ayat (2) UU 10/2016 tentang Pilkada, partai politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan dua orang calon wakil bupati ke DPRD Sangihe melalui Bupati untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD.

Namun demikian, jelas Liando, pemilihan untuk pengisian jabatan penganti oleh DPRD dapat dilakukan apabila jabatan Wakil Kepala Daerah masih tersisa waktu di atas 18 bulan.

Sosok <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/wakil-bupati' title='Wakil Bupati'>Wakil Bupati</a> Sangihe <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/helmud-hontong' title='Helmud Hontong'>Helmud Hontong</a> yang Meninggal Dunia di Pesawat, 2 Periode Anggota DPRD

(Foto: Sosok Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong yang Meninggal Dunia di Pesawat, 2 Periode Anggota DPRD (Kolase Tribun Manado/ Antaranews/ Beritamanado)

Jika masa jabatan tidak lagi sampai 18 bulan maka jabatan itu akan dibiarkan kosong.

"Pasangan Pak Jabes dan Pak Helmut dilantik pada 22 Mei 2017 dengan demikan akhir masa jabatan mereka berakhir pada 22 Mei 2022.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved