Breaking News:

TRIBUN BAKU DAPA

Veronica Kumurur: Manado Menuju Kota Meteropolitan, Mulai dari Benahi Sampah dan Drainase

Wajah Kota Manado sebagai Ibu Kota Sulawesi Utara harus terlihat menarik dan cantik, sehingga setiap orang yang datang ke bumi nyiur melambai

tribun manado/ronald moha
TRIBUN BAKU DAPA dengan nara sumber Dr Ir Veronica Kumurur ST, M.Si dengan pemandu acara Aswin Lumintang, Jurnalis Tribun Manado 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Wajah Kota Manado sebagai Ibu Kota Sulawesi Utara harus terlihat menarik dan cantik, sehingga setiap orang yang datang ke bumi nyiur melambai akan kagum dan terkesan.

Apalagi saat ini telah ramai diperbincangkan Kota Manado akan menjadi Kota Metropolitan. Terkait hal ini maka Tribun Baku Dapa edisi, Rabu, 9 Juni 2021 membahas tentang ''Kota Manado Menuju Kota Metropolitan''.

Dalam Talk Show Tribun Baku Dapa kali ini yang menjadi nara sumber adalah Dr Ir Veronica Kumurur ST, M.Si selaku Pengamat Tata Kota dan Dosen Fakultas Tehnik Unsrat Manado dengan pemandu acara Aswin Lumintang, Jurnalis Tribun Manado.

Pada kesempatan itu Veronica Kumurur mengatakan, sebelum berbicara Kota Metropolitan yang memang sudah ada dalam Rencana Tata Ruang Kota. Di mana nantinya beberapa kabupaten/kota masuk dalam tata ruang yang disebut Kota Metropolitan.

''Nantinya yang masuk rencana tata ruang Kota Metropolitan yakni, Kota Manado, Kabupaten Minut, Kabupaten Minahasa dan Kota Bitung serta Kota Tomohon, '' ujarnya.

Dia mengatakan, dengan penggabungan beberapa kabupaten/kota ini penduduknya sudah berada di kisaran 800 ribuan. ''Kan satu di antara syarat menjadi Kota Metropolitan penduduknya harus mencapai satu juta, '' ujarnya, Rabu (9/6/2021).

Veronica mengatakan, sebelum menuju Kota Metropolitan faktanya yang mendesak diperbaiki saat ini ada tiga hal. Pertama, penanganan sampah di Kota Manado. ''Persoalan sampah di Kota Manado ini sudah akut. Sejak saya masih kecil ini sudah menjadi persoalan sampai sekarang belum juga teratasi, '' ujarnya.

Dia mengatakan, untuk menjadi kota pariwisata, perdagangan dan jasa lingkungannya harus bersih dan nyaman.

Hal kedua adalah penanganan drainase. ''Jadi drainase harus lebar dan dalam. Ya harus sesuai kondisi. Misalnya, drainasenya berada di dataran rendah berarti harus lebar dan dalam, '' ujarnya.

TRIBUN BAKU DAPA dengan nara sumber Dr Ir Veronica Kumurur ST, M.Si dengan pemandu acara Aswin Lumintang, Jurnalis Tribun Manado
TRIBUN BAKU DAPA dengan nara sumber Dr Ir Veronica Kumurur ST, M.Si dengan pemandu acara Aswin Lumintang, Jurnalis Tribun Manado (tribun manado/ronald moha)

Persoalan lain yang harus diseriusi pemerintah adalah mode angkutan kota. ''Terminalnya harus baik. Dan, sudah perlu dipikirkan angkutan yang efektif bagi masyarakat perkotaan, '' ujarnya.

Dosen Fakultas Teknik Unsrat ini juga menyorot pengembangan Pasar 45 dan kawasan utara Kota Manado. '' Sebenarnya sudah ada tata ruangnya. Kawasan Pasar 45 areal perdagangan. Kemudian Bunaken, Tuminting, Mapanget merupakan kawasan pengembangan, '' ujarnya.

Khusus kawasan Mapanget merupakan daerah pengembangan kota baru. ''Pembangunan perumahan akan fokus di sini, '' ujarnya.

Penulis: Aswin_Lumintang
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved