Potensi Tsunami
Deteksi Tsunami di Indonesia Menguat, Metode 20-20-20 Harus Diterapkan
Potensi gelombang tsunami bisa meninggi hingga puluhan meter dan bersifat merusak akibat gempa dengan getaran kuat.
yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Metode sederhana itu adalah metode 20-20-20.
Konsep Metode 20-20-20
Metode ini tidak berlaku bagi semua wilayah,
namun berlaku bagi orang-orang yang ketika kejadian sedang berada
atau tinggal dekat dengan garis pantai dan sulit untuk evakuasi ke dataran tinggi.
Jika Anda merasakan gempa selama 20 detik, waspada tsunami akan datang dalam waktu 20 menit kemudian.
Jika berada di garis pantai, sebaiknya Anda mengevakuasi diri Anda untuk naik ke atas gedung dengan ketinggian 20 meter.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menerapkan metode ini adalah Anda harus memilih gedung
yang masih berdiri utuh dan kokoh selesai terjadi gempa.
Jika evakuasi secara vertikal tidak mungkin dilakukan, misalnya semua bangunan di garis pantai hancur atau tidak utuh,
Anda bisa melakukakn evakuasi horizontal.
Yang perlu Anda lakukan adalah menjauhi bibir pantai sejauh mungkin.
Marufin Sudibyo, anggota Komite Tanggap Bencana Alam Kebumen, menjelaskan mengenai evakuasi ini.
Normalnya, manusia mampu berjalan kaki dengan kecepatan 80 sentimeter per detik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/info-bmkg-potensi-tsunami-di-pesisir-sumenep-selatan-madura23.jpg)