Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus

Nenek Ini Pulang ke Rumah Setelah 2 Minggu Dinyatakan Meninggal Akibat Covid-19, Keluarga Kaget

Seorang nenek yang sudah meninggal dunia selama dua minggu kembali pulang ke rumah.

Editor: Ventrico Nonutu
Mirror
Muktyala Girijamma pulang ke rumah setelah dinyatakan meninggal. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa tak terduga terjadi di desa Christianpet, Jaggaiahpet Mandal distrik Krishna, India.

Seorang nenek yang sudah meninggal dunia selama dua minggu pulang ke rumah.

Nenek bernama Muktyala Girijamma (60) itu kembali ke rumah dalam keadaan hidup.

Baca juga: Seorang Polisi Ditusuk, Alami Luka di Leher, Pengakuan Pelaku Mengejutkan, Simak 7 Fakta Kejadian

Baca juga: KKB Papua Bunuh Tukang Bangunan dan Bakar Bandara Aminggaru, Sempat Kontak Senjata dengan Aparat

Ia sebelumnya dinyatakan meninggal dunia akibat covid-19.

Karena adanya peraturan jaga jarak, keluarga hanya bisa melihat jasad pasien dari jauh.


Foto: Muktyala Girijamma.

Jasad dibungkus rapat dengan plastik sampai tiba waktunya dikremasi, Daily Star melaporkan.

Sang keponakan yang bernama Nagu, mengatakan kepada wartawan bahwa ketika mereka mencoba mengunjungi Muktyala di Rumah Sakit Umum Pemerintah Vijayawada di India, mereka diberitahu bahwa Muktyala telah meninggal.

Dia berkata: "Dokter yang bertugas pada hari itu seharusnya memberi tahu paman saya bahwa Muktyala sebenarnya dipindahkan ke bangsal lain."

"Tapi ia justru dengan salah mengatakan bahwa Muktyala meninggal karena Covid-19."

"Percaya, kami pergi ke kamar mayat untuk menjemput jasadnya di mana kami rupanya diberikan tubuh wanita lain."

"Karena kami tidak dapat memverifikasi tubuh sebelum mengambilnya karena sudah dibalut plastik rapi, kami membawa pulang jasad itu dan melakukan ritual terakhir."

"Sekarang, kami tidak tahu siapa yang kami kremasi itu".

Muktyala kembali ke desa Christianpet di Jaggaiahpet Mandal distrik Krishna pada hari Rabu (2/6/2021) tak lama sebelum anggota keluarga melakukan upacara Shraddha - pengiriman terakhir untuk kerabat yang telah meninggal.

Meski rumah sakit telah menawarkan 3.000 Rupee (Rp550 ribu) untuk transportasi pulang, Muktyala memilih untuk berjalan kaki sepanjang jalan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved