Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KKB di Papua

2 Hari Kebrutalan KKB di Kabupaten Puncak, 4 Warga Sipil Tewas hingga Fasilitas Bandara Dibakar

Saat tim dari Polres Puncak dan Satgas Nemangkawi hendak mengevakuasi korban, KKB kembali berulah mencegat aparat gabungan sebelum tiba di lokasi

Facebook TNPNB
Ilustrasi KKB Papua - 2 Hari Kebrutalan KKB di Kabupaten Puncak, 4 Warga Sipil Tewas hingga Fasilitas Bandara Dibakar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - 2 Hari ini, kelompok kriminal bersenjata (KKB) berulah di Kabupaten Puncak.

Selama kurang lebih dua hari terakhir, situasi keamanan di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua memanas 

Hal ini dipicu oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kembali berulah.

Tangkapan layar dari drone milik aparat keamanan yang menunjukan tower bandara/ATC Bandara Aminggaru, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/distrik-ilaga' title='Distrik Ilaga'>Distrik Ilaga</a>, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kabupaten-puncak' title='Kabupaten Puncak'>Kabupaten Puncak</a>, tengah terbakar, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/papua' title='Papua'>Papua</a>, Kamis (3/6/2021) (Kompas.com/Dhias Suwandi)

Insiden pertama terjadi di luar Distrik Ilaga, yaitu di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, pada Kamis (3/6/2021) sekitar pukul 13.00 WIT.

Saat itu, KKB menembak mati seorang warga bernama Habel Halenti yang sedang mengantar babi.

"Ini berawal dari mobil yang ke kampung (Eromaga) atas permintaan masyarakat sendiri. Sampai di lokasi mereka malah ditodong dan dilakukan penembakan terhadap almarhum," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Jayapura, Jumat (4/6/2021).

KKB Papua Bunuh Tukang Bangunan dan Bakar Bandara Aminggaru, Sempat Kontak Senjata dengan Aparat

Saat tim dari Polres Puncak dan Satgas Nemangkawi hendak mengevakuasi korban, KKB kembali berulah dengan mencegat aparat gabungan sebelum tiba di lokasi kejadian.

Kontak senjata pun terjadi sekitar satu jam.

"Ini berlanjut pada penyeranggan terhadap personel Polres dan Satgas Nemangkawi yang datang untuk mengangkut jenazah dari TKP. Terjadi kontak tembak, namun bisa sampai ke jenazah dan mengevakuasinya ke Puskesmas Ilaga," kata Fakhiri.

Jenazah <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/habel-halenti' title='Habel Halenti'>Habel Halenti</a> (30) saat dievakuasi ke Puskesmas Ilaga, Kamis (3/6/2021).

Rencana mengevakuasi korban ke Timika pada Jumat (4/6/2021) pagi pun gagal karena KKB membakar sejumlah fasilitas Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga, pada Kamis petang.

"Mudah-mudahan jenazah bisa dievakuasi besok (5/6/2021) ke Timika. Namun rupanya (aksi KKB) berlanjut pada malam hari," kata dia.

Fakhiri mengakui, aparat keamanan kurang cepat bertindak ketika mengetahui KKB ada di area bandara.

Namun hal itu dikarenakan, aparat keamanan tengah fokus melakukan evakuasi dan autopsi terhadap jenazah Habel Halenti.

Panglima OPM Ajak KKB Kembali ke NKRI: Itulah Tanahmu Itulah Bangsamu, Jangan Mau di Manfaatkan

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved