Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Apa Itu

Apa Itu Hipospadia? Kelainan yang Sering Ditemukan pada Bayi Laki-laki, Apa Penyebabnya?

Pada anak laki-laki dengan hipospadia, uretra terbentuk secara abnormal pada minggu ke 8-14 kehamilan.

Tayang:

TRIBUNMANADO.CO.ID - Apa itu hipospadia?

Ahli mengingatkan, bahwa hipospadia atau kelainan genitalia bawaan lahir pada pria tidak lagi boleh dianggap tabu.

Dikutip dari laman Departemen Urologi RSCM-FKUI, hipospadia adalah suatu kelainan pada saluran kemih atau uretra, penis, dan kulit penis.

Pada anak laki-laki dengan hipospadia, uretra terbentuk secara abnormal pada minggu ke 8-14 kehamilan.

Kenali Apa Itu Virus Flu Burung H10N3, Seorang Pria di China Dilaporkan Terinfeksi

Ilustrasi bayi lahir

Seseorang dengan hipospadia memiliki pembukaan uretra di bagian bawah penis, bukan di ujung.

Uretra adalah saluran kencing yang mengalirkan urine dari kandung kemih.

Hipospadia merupakan kelainan bawaan lahir urologi yang paling sering dijumpai.

Kasus insiden hipospadia bervariasi di setiap negara. Namun, hal ini bisa dialami satu dari 250-300 kelahiran anak laki-laki.

"Angka meningkat 13 kali lebih sering pada laki-laki yang saudara dan orangtuanya menderita hipospadia," tulis penjelasan dalam laman UI.

Secara klinis, ada tiga jenis hipospadia yang sering ditemukan, yakni:

  • Lubang penis yang terletak pada bagian bawah penis,
  • Penis yang menekuk ke arah bawah,
  • Kulit penis yang berlebihan di bagian atas penis, meskipun tidak selalu dijumpai pada setiap kasus hipospadia.

Diagnosis penyakit bawaan ini dilakukan dengan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang lain sesuai indikasi.

Penyebab

Dilansir Mayo Clinic, hipospadia ini terjadi di dalam kandungan.

Saat penis berkembang pada janin laki-laki, hormon tertentu merangsang pembentukan uretra dan kulup.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved