Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Orang Hanyut di Karame

Kronologi Penemuan Mayat Agli Tambengi, Terbawa Arus Sungai hingga Jembatan Megawati

Badan SAR Nasional (Basarnas) Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya berhasil menemukan Muhammad Agli Tambengi, warga yang hanyut

Penulis: Isvara Savitri | Editor: David_Kusuma
Istimewa/Basarnas
Evakuasi korban Muhammad Agli Tambengi yang meninggal dunia terseret arus di DAS Tondano, Manado, Sulawesi Utara, Senin (31/5/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Badan SAR Nasional (Basarnas) Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya berhasil menemukan Muhammad Agli Tambengi, warga Kelurahan Karame Lingkungan 2, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara, yang dikabarkan hanyut sejak Minggu (30/5/2021).

Agli dikabarkan hanyut dan tenggelam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano, tepatnya di Jembatan Mahakam, Jalan HOS Cokroaminoto.

Saat itu, Agli bersama tiga orang temannya sedang berkumpul di sekitar DAS Tondano untuk minum minuman keras.

Saat sudah mabuk, Agli turun ke sungai untuk mandi.

Saksi mata yang juga merupakan temannya, David Enoch (17), telah memperingatkan Agli agar jangan mandi karena sudah mabuk.

Baca juga: Hujan Petir dan Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Daerah Ini, Info BMKG Selasa 1 Juni 2021

Namun Agli tak menghiraukan teguran tersebut.

Akhirnya David yang akrab disapa Dedek pun tertidur di pinggir sungai.

Karena tidur, tanpa disadari David terguling dan jatuh ke sungai.

Beruntung nyawa Dedek bisa diselamatkan oleh seorang warga yang sedang memancing. 

Dedek ditemukan dalam keadaan tangannya tersangkut di perahu warga yang sedang memancing tersebut dan langsung dibawa ke rumah.

Karena hingga pukul 18.00 Wita Agli belum juga pulang ke rumah, akhirnya keluarga memutuskan lapor ke Basarnas melalui Pak Lurah.

Akhirnya tim gabungan Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Singkil, TNI AD, bersama RAPI memulai pencarian sekitar pukul 20.30 Wita.

Baca juga: BREAKING NEWS : Basarnas Manado Turun Mencari Orang Hanyut di Karame

Tetapi karena hingga pukul 23.00 Wita Agli tak juga ditemukan, pencarian dihentikan dan lanjut pada Senin (31/5/2021).

Pada pencarian hari kedua ini tim SAR gabungan berbagi tugas dengan warga.

Saat hampir siang hari warga berinisiatif mencari korban di Jembatan Mahakam sedangkan Basarnas mencari di sekitar Jembatan Megawati.

Penemuan Mayat Agli Tambengi
Penemuan Mayat Agli Tambengi (Istimewa/Basarnas Manado)
Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved