Breaking News:

Kisah

Kisah Prostitusi Online di Minahasa Utara, Kebanyakan IRT, Ada yang Diantar Suami

"Saya butuh hidup, punya seorang anak. Profesi ini adalah jalan pintas yang menggiurkan," kata Mawar. 

kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Prostitusi online marak di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara.

Pelakunya didominasi ibu rumah tangga. Latarnya beragam. 

Ada yang bermasalah dengan suami. Namun ada juga yang justru direstui suami.

Penelusuran Tribun Manado, pelaku memasang tarif 600 ribu sekali main. Namun harga bisa nego. 

Lokasi di kamar kos. Bisa di hotel tapi harus tambah biaya. 

Seorang pelaku, sebut saja Mawar,  yang diwawancarai Tribun Manado mengatakan, dirinya ikut dunia lendir itu karena ditinggalkan suami.

"Saya butuh hidup, punya seorang anak. Profesi ini adalah jalan pintas yang menggiurkan," kata Mawar. 

Mawar mengaku ikut prostitusi online karena diajak teman. Dari coba coba jadi ketagihan. 

"Waktu pertama dapat klien, tubuhnya kecil. Tapi saya gugup. Aneh padahal itu bukan yang pertama," kata dia. 

Pendapatannya sehari bisa sejuta. Sempat menurun pada pendemi, pendapatan mulai pulih.

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved