Berita Heboh
5 FAKTA Bripka Yuyus Subhan Dikeroyok 9 Oknum Anggota Ormas, Awal Mula Terungkap
Lantas apa yang sebenarnya terjadi hingga Anak Buah Kapolri Jenderal Listyo Sigit tersebut dikeroyok oleh anggota ormas?
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
Namun ketika Bripka Yuyus Subhan menghampiri, keributan yang terjadi melibatkan sejumlah anggota ormas dengan salah seorang pemilik warung di lokasi kejadian justru terjadi hal yang tak diinginkan.
Di tempat kejadian, kata Kapolres, ada beberapa pemuda yang dalam keadaan mabuk sedang bertengkar dengan pemilik warung.
Selain itu, salah seorang pemuda lainnya terlihat sedang ribut dengan petugas ronda.
"Saat anggota kami mencoba melerai dan meminta mereka semua pulang, mereka malah berbalik menyerang anggota kami," ujar Eko kepada Kompas.com melalui telepon, Minggu 23 Mei 2021.
Polisi yang dipukuli Eko menuturkan, situasi makin memanas saat sejumlah anggota ormas lainnya datang menggunakan sepeda motor.
"Mereka yang baru datang ini juga dalam keadaan mabuk dan kemudian memukuli anggota kami," tutur Eko.
4. Anggota ormas membubarkan diri saat tahu yang dipukul adalah polisi
Sambung Kapolres, setelah melakukan aksi pengeroyokan, mereka baru mengetahui bahwa orang yang dikeroyok tersebut merupakan anggota Polres Sumedang.
"Setelah tahu bahwa yang telah dipukulinya adalah anggota polisi, seluruh anggota ormas tersebut membubarkan diri," sebut Eko.

5. Satu orang pengeroyok positif narkoba
Lanjut Kapolres lagi, beberapa hari pasca-kejadian, pihaknya mengamankan sembilan anggota ormas yang melakukan tindak pidana pengeroyokan di muka umum tersebut.
Eko menuturkan, dari sembilan anggota Ormas yang melakukan pengeroyokan, satu di antaranya, yaitu inisial TS, dari hasil tes urine terbukti positif narkoba, zat psikotropika jenis Benzo.
"Sembilan anggota ormas termasuk satu orang yang diketahui positif menggunakan narkotika itu sudah kami tangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka," sebut Eko.
Eko menambahkan, kehadiran ormas seharusnya dapat membantu berbagai permasalahan yang ada di tengah masyarakat.
Bukan malah membuat resah warga.