Lebaran Ketupat
Penjualan Ketupat di Manado Selama Lebaran Ketupat
Para pedagang ketupat di Pasar Bersehati masih menjamur, lebih tepatnya berada di depan gerbang Pelabuhan Kalimas Calaca.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Perayaan Lebaran ketupat di Manado masih berlangsung hingga Minggu (27/5/2021).
Para pedagang ketupat di Pasar Bersehati pun masih menjamur, lebih tepatnya berada di depan gerbang Pelabuhan Kalimas Calaca.
Di tempat tersebut, ada kurang lebih tujuh orang yang menjajakan ketupat, termasuk Mince (46).
Mince telah menjajakan ketupatnya sejak sebelum Idul Fitri hingga besok Minggu.
Perempuan asal Kepulauan Sangihe itu menjajakan ketupatnya dengan harga Rp 10 ribu per ikat.
Satu ikat, Mince mengisinya dengan 10 ketupat.
Mince mengaku mengambil daun kelapa untuk ketupat tersebut dari orang lain.
"Setangkai daun kelapa itu bisa jadi 20 ketupat," ujar Mince, Jumat (21/5/2021).
Ia mengaku paling banyak bisa menjual 50 ikat ketupat dalam sehari.
"Tapi kalau sepi paling laku 2-3 ikat sehari," tambahnya.
Berbeda dengan Mince, Yospin (17) per hari menjual 10 ikat dengan harga Rp 10 ribu per ikat.
Tadinya, para penjual ketupat tersebut berdagang di dalam Pasar Bersehati namun kini mereka memilih berdagang di bagian luar pasar.
"Di dalam justru susah kalau mau jualan ketupat jadi kami lebih memilih berjualan di sini," terang Yospin.
Hingga kini mereka masih berjualan sampai hari Minggu karena lebaran ketupat masih berlangsung.
"Kalau sekarang sih sudah nggak terlalu ramai pembeli karena sudah mulai Lebaran ketupat hari Kamis."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pedagang-ketupat-di-pasar-bersehati-jumat-2152021.jpg)