Breaking News:

Berita Bitung

Wali Kota Maurits Mantiri, Dorong Sektor Pertanian di Antaranya Sereh, Enau dan Durian

Menggunakan Topi petani atau Tolu dalam sebutan orang Minahasa, Maurits, Stivie dan Jeffry nampak telaten menanam bibit

Tribun manado / Christian Wayongkere
Wali kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM menanam bibit Sereh Wangi bersama dengan Kepala BPTP Balitbang Provinsi Sulut Dr Stivie Karouw, Jeffry Wowiling Asissten 2 Setda Kota Bitung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sonny Wenas, Sefferson Sumampouw Camat Matuari dan Lurah Sagerat Weru 2 Vera Derek menenanam bibit itu, di lokasi pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya (P4S) Kota Bitung, Kelurahan Sagerat Weru 2 Kecamatan Matuari Kota Bitung. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kelurahan Sagerat Weru 2 Kecamatan Matuari, Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tidak menyurutkan langkah Wali kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM menanam bibit Sereh Wangi, Rabu (19/5/2021).

Bersama dengan Kepala BPTP Balitbang Provinsi Sulut Dr Stivie Karouw, Jeffry Wowiling Asissten 2 Setda Kota Bitung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sonny Wenas, Sefferson Sumampouw Camat Matuari dan Lurah Sagerat Weru 2 Vera Derek menenanam bibit itu, di lokasi pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya (P4S) Kota Bitung.

Menggunakan Topi petani atau Tolu dalam sebutan orang Minahasa, Maurits, Stivie dan Jeffry nampak telaten menanam bibit di lobang yang telah disiapkan, disaksikan para penyuluh pertanian dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta kelompok tani Forum Perjuangan.

Di lokasi pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) di Kelurahan Sagerat Weru 2 Kecamatan Matuari bibit Sereh Wangi di tanam denan jarak 1 meter x 1 meter.

Lokasi itu luasnya 1 hektare dengan populasi 10 ribu pohon.

Dengan produksi per satu pohon di usia enam sampai tujuh bulan 1 sampai 1,5 Kg.

Baca juga: Perekrutan CPNS dan PPPK 2021, Pemprov Sulut Kebagian Kuota 3.016 

Untuk 10 ribu pohon bisa menghasilkan Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu Kg, dengan asumsi 1 Kg Sereh Rp 23.000 dan perkiraan hasil di 1 hektare 10 ribu dikalikan rp 23 ribu bisa menghasilkan Rp 230 juta.

Sementara itu Ir Maurits Mantiri MM Wali kota Bitung dalam keterangannya bilang terkait dengan sektor pertanian, agar memanfaatkan beberapa tempat yang unggul meski gersang bisa menghasilnya.

"Tentunya memanfaatkan keberadaan sungai-sungai yang ada, contoh di Israel di tanah gersang terbantu dengan danau Gailea semua dan dimana saja tanamannya diari dengan air Danau Galilea dengan teknologi pompa air yang baik. Tak bergantung dengan cuaca baik hujan maupun tidak hujan," jelas Maurits Mantiri.

Lanjut Maurits Mantiri, dalam menanam harus mempersiapkan proyeksi sejak awal karena saat ini iklim cenderung anomali.

Halaman
123
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved