Berita Minsel
Formasi CPNS Kabupaten Minahasa Selatan 60 Kursi, P3K 29 Kursi
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
Penulis: Rul Mantik | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Pembukaan pendaftaran itu akan berbarengan dengan pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (CP3K).
Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel, Roy Tiwa, pendaftaran CPNS dan CP3K akan dibuka pada akhir Mei 2020.
"Tanggal pastinya belum ada, namun baru bisa dipastikan bahwa pembukaan pendaftaran CPNS dan CP3K pada akhir bulan Mei 2021," ungkap Roy Tiwa.
Formasi yang disiapkan untuk penerimaan CPNS dan CP3K, hanya berjumlah 89 kursi.
Baca juga: Jelang Tes CPNS Toko Buku Gramedia Siapkan Buku Latihan Agar Lolos Passing Grade
29 kursi untuk jatah P3K, 60 kursi untuk jatah CPNS. 29 kursi CPNS dikhususkan hanya untuk guru. Sedangkan 60 kursi CPNS hanya untuk tenaga kesehatan.
"Jumlah formasi CPNS dan P3K 89 kursi. 29 kursi untuk P3K dengan formasi guru, sedangkan 60 kursi CPNS hanya untuk tenaga kesehatan," terang Roy.
Tenaga guru P3K yang akan diterima, jelas Roy Tiwa, akan memakai sistem kontrak.
"P3K, sistemnya kontrak. Paling lama kontraknya adalah 5 tahun. Kalau CPNS sampai pensiun," jelas Roy.
Kendati demikian, pegawai P3K bisa diperpanjang lagi jika masa kontraknya sudah habis.
"Tergantung kebutuhan pemerintah. Jika masih dibutuhkan, P3K bisa diperpanjang masa kontraknya," tandasnya.
Baca juga: Gadis Cantik Milenia Natasya Rawung Dapat Pelajaran Berharga dari Membaca Novel
Khusus untuk P3K, seleksinya langsung dari Kementerian Pendidikan.
"Kita yang verifikasi berkas, namun yang akan melaksanakan tes adalah Kementerian Pendidikan. Sebab, mereka adalah tenaga pendidik. Tentu ada kriterianya," imbuh Roy.
Dijelaskan Roy Tiwa, Pemkab Minsel mengusulkan formasi 60 kursi untuk guru dan 45 kursi untuk tenaga kesehatan.
"Namun pemerintah pusat menyetujuinya dengan 29 kursi untuk P3K dan 60 kursi untuk tenaga kesehatan. Meski hanya itu yang disetujui, namun kita patut mengucapsyukur," pungkas Roy Tiwa.(rul)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/roy-tiwa-kepala-bkd-kabupaten-minahasa-selatan-rul.jpg)