Breaking News:

Penanganan Covid

Larangan Mudik Lebaran Berhasil Kurangi Mobilitas Warga, Ini Kata Pemerhati Kesehatan

Pelarangan dan pembatasan mudik sejauh ini bisa dikatakan berhasil mengurangi mobilitas masyarakat saat libur lebaran 1442 Hijiriah di Provinsi Sulut

Istimewa
Sunny Rumawung 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelarangan dan pembatasan mudik sejauh ini bisa dikatakan berhasil mengurangi mobilitas masyarakat saat libur lebaran 1442 Hijiriah di Provinsi Sulawesi Utara.

Demikian disampaikan dr Sunny Rumawung Pemerhati Kesehatan, saat menyampaikan pandangannya terkait program larangan mudik dari pemerintah untuk menekan penyebaran Covid 19.

Akan tetapi menurut dr Sunny Rumawung untuk melihat berhasil atau tidaknya program tersebut, akan terlihat dalam 10-14 hari kedepan.

Jika tidak terjadi peningkatan kasus positif di daerah ini, maka bisa dikatakan kebijakan tersebut berhasil.

Baca juga: Peletakan Batu Pertama Renovasi GMIM Sarongsong Tumatantang, Ini Pesan Wali Kota Tomohon

Tapi apabila terjadi kenaikan jumlah kasus yang cukup tinggi, maka bisa dikatakan kebijakan tersebut tidak berjalan dengan baik.

Hanya saja sedikit masukan kepada penyelenggara pemerintahan dan tim satgas Covid 19 yang ada di Sulut, seharusnya kebijakan pelarangan mudik harus diikuti juga dengan pelarangan aktifitas-aktifitas keramaian ataupun pembatasan orang di tempat-tempat wisata.

"Seperti pantai dan lainnya. Hal ini perlu dilakukan karena sampai saat ini penularan Covid 19 di Sulut masih saja terjadi," ujarnya.

Apalagi masih ada 1.200 an kasus aktif Covid-19, yang jika tidak diawasi dengan baik maka bisa saja mereka-mereka tersebut dapat menularkan ke anggota keluarga atau masyarakat yang kontak erat dengan orang yang positif Corona.

Baca juga: Cerita Warga Gaza Lewati Malam Mengerikan, Bangun Hanya Pastikan Masih Hidup, Kami Takut

Dan akhirnya membuat pertambahan kasus meningkat kembali.

Masyarakat juga dihimbau untuk tetap melakukan protokol kesehatan (prokes) 5 M, memakai masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas dengan Disiplin.

Jika hal ini benar-benar dilalukan dengan baik maka diharapkan Pandemi Corona di Sulut bisa diatasi.(crz)

Baca juga: Cerita Warga Gaza Lewati Malam Mengerikan, Bangun Hanya Pastikan Masih Hidup, Kami Takut

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved