Breaking News:

Opini

Kritik Aja Kok Repot

Kritik itu biasa dalam sebuah negara demokrasi. Kritik malah merupakan sesuatu yang esensial dalam demokrasi.

Tribun Manado
Jeirry Sumampow 

Oleh: Jeirry Sumampow
Koordinator Komite Pemilih Indonesia 

Kritik biasanya dikemukakan karena ada yang tak beres. Atau ada kekuatiran yang mengarah kepada ketidakberesan.

Karena itu, bagi saya, kritik harus direnungkan dan dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan.

Jika ternyata ada yang kurang atau keliru, tak apa berjiwa besar untuk mengakui dan memperbaikinya. Sederhana sebenarnya.

Jika kritik mau direspon, harus dengan argumen yang menjelaskan tentang substansi kritik dimaksud.

Bukan dengan menyerang personal orang yang melakukan kritik.

Kritik itu biasa dalam sebuah negara demokrasi. Kritik malah merupakan sesuatu yang esensial dalam demokrasi.

Demokrasi tanpa kritik, apalagi jika itu diharamkan dan dibungkam, akan menjelma menjadi otoritarianisme.

Sebab otoritarianisme melarang protes dan kritik.

Narasi otoritarianisme harus satu arah dan mutlak, tak ada pendapat lain. Juga tak ada dialog.

Halaman
12
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved