Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

 Tribun Travel

Teguk Saguer Manis di Kios Tepi Jurang Tanggari Minahasa Utara, Sebotol Cuma Rp 5.000

Para travelers yang melintas di jalan Airmadidi-Tondano, tak ada salahnya singgah di Kios Gampang Mo Inga

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Ryo Noor
Para travelers yang melintas di jalan Airmadidi-Tondano, tak ada salahnya singgah di Kios 'Gampang Mo Inga' 

Cuka saguer ini juga yang jadi bahan captikus.

Ferry mengatakan, sudah 44 tahun menjual saguer di tepi jurang Desa Tanggari ini.

Ia mulai tahun 1977, pelanggannya merupakan pedagang yang lalu lalang menjual barang-barang di Tondano, Ibukota Minahasa. 

Baca juga: Gubernur Sulut Olly Dondokambey Ucapkan Selamat Idulfitri, Ini Pesannya

Ia berkisah dulu yang melintas kebanyakan pedagang menggunakan roda sapi. Masih jarang sekali mobil yang lewat.

"Awalnya saya buat gula merah, tapi susah kayu api, beralih jual saguer, ternyata laku, 40 tahun sudah berlalu," ungkap Pria 4 anak ini.

Kesehariannya Ferry biasa menyajikan 200 botol saguer manis, bahan bakunya melimpah karena Ia punya kebun sendiri. Sudah bertahun-tahun lalu, Ferry menanam banyak pohon aren di kebunnya.

Bisa habis berapa botol sehari? "Laku, tidak laku tetap habis,'' ujarnya sembari tersenyum.

Ferry pun membeber rahasianya.

Saguer manis yang tak laku biasanya tinggal menanti jadi cuka saguer. Cuka saguer ini juga cukup diminati orang. Cuka saguer juga bisa dibuat captikus.

Baca juga: Suteng Pengasuh Arsy Hermansyah Ungkap Pesan Terakhir Ashanty, Bikin Nangis

Ferry pun sudah menyiapkan fasilitas penyulingan captikus di samping kiosnya. Kebetulan hari itu ia sedang membuat captikus.

Cuka saguer  kemudian uapnya melalui jaringan bambu, sehingga kemudian captikus menetes di tampungan. Aroma minuman beralkohol khas tercium baunya di penampungan.

Captikus ini juga dijual per botolnya seharga Rp 25.000. Tak heran dagangannya habis, Ferry menjajakan tiga jenis produk sekaligus

Kios Saguer ini meski sederhana cukup nyaman ditempati, suasananya asri dikepung rindang pepohonan. Bak berada di gubuk tengah hutan menikmati tegukan saguer manis, sambil duduk berbincang dengan kolega.

Kios ini juga jadi pilihan sebagai tempat istirahat ketika melalui perjalanan jauh, atau jadi tempat berteduh kala hujan.

Tak terasa waktu berlalu, sebotol saguer ludes sudah. Jangan lupa membeli beberapa botol saguer lagi untuk oleh-oleh dibawa pulang ke rumah. (ryo)

Baca juga: Fakta-fakta Ledakan Petasan Tewaskan Taufik Hidayat di Jateng Jelang Buka Puasa, Korban Berhamburan

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved