KKB di Papua
Dua Anggota KKB di Papua Tewas Tertembak Aparat Gabungan, Pasukan Khusus Bukan Hanya Gertakan
Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas dalam baku tembak dengan aparat gabungan TNI.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Niat Pemerintah Indonesia untuk membasmi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua tak main-main.
Menurunkan pasukan khusus untuk melaksanakan pembasian bukan hanya gertakan.
Kontak tembak sering terjadi antara petugas dan KKB di Papua.
Upaya pembasmian pun mulai membuahkan hasil.
Baca juga: Sosok Victor Yeimo Provokator KKB di Papua, Dalang Kerusuhan Papua 2019, Jubir TPNB
ilustrasi TNI tembak mati anggota KKB Papua. (ist)
Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas dalam baku tembak dengan aparat gabungan TNI.
Insiden tersebut terjadi pada Kamis (13/5/2021) sekitar pukul 07.30 WIT di Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.
Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono mengatakan, dua anggota KKB yang tewas tersebut diketahui pimpinan Lerimayu Telenggen.
Saat kejadian itu, kata dia, KKB tersebut terlibat baku tembak dengan aparat gabungan TNI.
"Pasukan yang kontak tembak adalah gabungan TNI (Kopassus, Kostrad dan Yonif 500/R)," tulis Mayjen Yogo, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Kamis malam.
Baca juga: TNI Punya 4 Helikopter Canggih Siap Musnahkan KKB di Papua, Egianus Kagoya Ketakutan

Meski sudah teridentifikasi asal dari dua anggota KKB yang tewas itu,
namun, dirinya belum menjelaskan secara rinci terkait identitas dan senjata yang digunakan pelaku.
"Nanti kalau sudah ada info pasti, akan disampaikan," pungkas Mayjen Yogo.
Ulah kelompok kriminal bersenjata (KKB) semakin berani.
Setelah sebelumnya menyebabkan dua prajurit TNI gugur dan seorang warga sipil tewas,