Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Israel

Apa Itu Iron Dome? yang Mampu Menghalau Serangan Ratusan Roket Hamas Palestina Sepanjang Hari

Israel dan Palestina makin memanas, hingga serangan-serangan mulai diluncurkan.

Editor: Glendi Manengal
Istimewa
Iron Dome Pertahanan Israel, yang dapat menghalau ratusan roket. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Israel dan Palestina makin memanas, hingga serangan-serangan mulai diluncurkan.

Diketahui keduanya sudah saling menembak hingga banyak memakan korban.

Hingga Israel mengaktifkan kekuatan pertahanannya yang bernama Iron Dome.

Baca juga: Aksi Saling Serang Palestina-Israel Makan Korban, Komandan Senior Hamas Tewas

Baca juga: Penumpang Satu Bus Ngaku Perjalanan Bisnis Berbohong Demi Mudik, Bupati: Tugas Apa Lebaran Begini

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Jumat 14 Mei 2021, Taurus Terlalu Egois, Libra Status Sosial Akan Meningkat

Ketegangan Israel dan Palestina memasuki babak baru pekan ini setelah Hamas menembakkan roket dari Jalur Gaza.

Tembakan itu merupakan respons setelah jemaah Palestina di Masjid Al-Aqsa tiba-tiba diserbu polisi pada akhir pekan lalu.

Dari ratusan roket ditembakkan oleh Hamas, ada satu yang menyasar kota penting Tel Aviv Israel dan dilaporkan menewaskan lima orang warga Israel yang telah berusia 60 hingga 80 tahun.

Israel pun langsung merespons dengan mengaktifkan Iron Dome, sistem pertahanan udara untuk menghalau serangan dari Gaza.

Dilansir The Sun Rabu (12/5/2021), sistem yang berarti Kubah Besi itu mempunyai tingkat keberhasilan hingga 90 persen.

Apa itu Iron Dome?

Kubah Besi adalah sistem pertahanan segala cuaca dan mobil yang didesain untuk mencegat dan menghancurkan rudal jarak pendek.

Senjata tersebut diklaim mampu merontokkan artileri 155 milimeter yang ditembakkan dari jarak 4 sampai 70 kilometer.

Kubah Besi mencegat roket yang hendak menyasar area padat penduduk, dan termasuk jenis pertama di dunia.

Dikembangkan oleh Rafael Advanced Defence Systems, alutsista itu bisa beroperasi dalam cuaca berkabut, badai pasir, hingga hujan.

Tel Aviv berharap mereka bisa meningkatkan jangkauannya hingga 250 kilometer, dan mampu mencegat target dari dua sisi.

Sistem Dome itu siap dipergunakan pada Maret 2011.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved