Lebaran 2021
Bacaan Niat dan Tata Cara Shalat Idul Fitri di Rumah
Pelaksanaan Idul Fitri kali ini sangat dianjurkan dilaksanakan dengan tetap menaati protokol kesehatan guna mencegah Penularan Covid-19.
Penulis: Jumadi Mappanganro | Editor: Jumadi Mappanganro
C. Usai shalat Id, khatib melaksanakan khutbah dengan mengikuti ketentuan angka IV dalam fatwa ini.
d. Jika jumlah jamaah kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksanaan shalat jamaah di rumah tidak ada yang berkemampuan untuk khutbah, maka shalat Idul Fitri boleh dilakukan berjamaah tanpa khutbah.
3. Jika shalat Idul Fitri dilaksanakan secara sendiri (munfarid), maka ketentuannya sebagai berikut:
a. Berniat shalat Idul Fitri secara sendiri yang jika dilafalkan berbunyi;
ِ هلل تعاىلنَْيتَعْكَِ رْرِلفطِْد اْلعيِ ًةَّنُيِّ سَ لصُأ
b. Dilaksanakan dengan bacaan pelan (sirr).
c. Tata cara pelaksanaannya mengacu pada Panduan Kaifiat Shalat Idul Fitri Berjamaah.
d. Tidak ada khutbah.
PANDUAN KAIFIAT SHALAT IDUL FITRI BERJAMAAH
Kaifiat shalat Idul Fitri secara berjamaah adalah sebagai berikut:
1. Sebelum shalat, disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.
2. Shalat dimulai dengan menyeru “ash-shalâta jâmi‘ah”, tanpa azan dan iqamah.
3. Memulai dengan Niat Shalat Idul Fitri, yang jika dilafalkan berbunyi;
ًا( هلل تعاىلَامِما\إًمْوُمْأَِ )منَْيتَعْكَِ رْرِلفطِْد اْلعيِ ًةَّنُيِّ سَ لصُأ
“Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-shalat-458569569.jpg)