Breaking News:

Narkoba

Tertangkap Bawa 15 Kg Sabu, Wanita Ini Sering Menangis Teringat Akan di Hukum Mati, Pilih Berdoa

Terhimpit ekonomi menjadi alasan Murziati Binti Zainal Abidin mengambil resiko terlibat bisnis narkoba.

Foto Hasty Words dari Pixabay
Ilustrasi wanita dan narkoba 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BANDA ACEH - Terhimpit ekonomi menjadi alasan Murziati Binti Zainal Abidin mengambil resiko terlibat bisnis narkoba. Sayang seperti ungkapan yang mengatakan sepandai-pandainya tupai melompat sekali waktu jatuh.

Ceritanya Murziati Binti Zainal Abidin tertangkap dan kini sedang menjalani masa hukuman. Dari sinilah kisah sedih wanita ini dimulai.

Ilustrasi Penjara
Ilustrasi Penjara (kompas.com)

Wanita berumur 42 tahun itu sudah divonis hukuman mati dalam putusan banding majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh.

Wanita yang sebelumnya menetap di Medan, Sumatera Utara, itu ditangkap polisi membawa sabu 15.000 gram.

Kini dirinya tengah menunggu kasasi dari Mahkamah Agung.

Kasasi yang menentukan apakah dirinya lolos dari hukuman mati atau sebaliknya.

Baca juga: Wali Kota Andrei Angouw akan Duduk di Samping Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat Pelantikan

Baca juga: 4 Hari Lagi Lebaran, Ini Doa Hari ke-26 Puasa Hari ini Sabtu 8 Mei 2021, Jangan Salah Baca Ya

Kini Murziati tengah menjalani hukuman penjara di Lapas Perempuan Kelas II B Sigli, Gampong Tibang, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Aceh sembari menanti kasasi MA.

Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Sigli, Endang Sriwati AmdIP SH MSi, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, atas vonis hukuman mati itu, terdakwa Murziati melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) RI.

"Kasasi dari MA belum turun karena prosesnya lama. Kita menahan dia atas putusan dari PT," kata Endang.

Halaman
12
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved