Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mayat di Kantor Wali Kota Bitung

Mayat Terkapar di Depan Kantor Wali Kota Bitung, Polisi Temukan Sejumlah Barang Tajam

Didekat korban dengan jarak sekitar 10.5 meter, ditemukan sebuah pisau tikam besi yang panjangnya 20 cm dan gagang kayu dengan panjang 4 cm

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Kolase / Istimewa
Barang Bukti Sajam dan Korban Penganiayaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Peristiwa penemuan sesosok jenazah laki-laki di depan gerbang pintu masuk kantor Wali kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (6/5/2021) sekitar pukul 03.00 wita diduga merupakan korban penganiayaan.

Dari keterangan yang dihimpun Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Frelly Sumampouw.

Dari hasil identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP) tim Inafis berhasil menemukan identitas korban lewat KTP Elektronik yang ada di saku korban.

Selain pihaknya menemukan, korek api gas warna kuning dan Victorynox warna merah serta kunci motor di saku celana korban.

"Di dekat korban dengan jarak sekitar 10.5 meter, ditemukan sebuah pisau tikam besi yang panjangnya 20 cm dan gagang kayu dengan panjang 4 cm yang terletak di sebelah barat korban," kata Frelly Sumampouw, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Ada Sosok Jasad Pria di Depan Pintu Gerbang Masuk Kantor Wali Kota Bitung

Ciri-ciri lainnya korban memiliki tato abstrak di betis sebelah kiri.

Dan identitasnya laki-laki bernama Fransiskus Saleleng (23) warga satu di antara Kelurahan di Kecamatan Madidir Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Tim Inafis, Identifikasi yang dilakukan tim Inafis dan Polsek Maesa dipimpin AKP Frelly Sumampouw, terhadap sesosok jasad laki-laki yang ditemukan tergeletak tak bernyawa di depan kantor Wali kota Bitung, Kamis (6/5/2021).
Tim Inafis, Identifikasi yang dilakukan tim Inafis dan Polsek Maesa dipimpin AKP Frelly Sumampouw, terhadap sesosok jasad laki-laki yang ditemukan tergeletak tak bernyawa di depan kantor Wali kota Bitung, Kamis (6/5/2021). (Istimewa)

Seperti diberitakan, publik di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), khususnya dunia jagad maya dikejutkan dengan temuan sesosok mayat di jalan Sam Ratulangi, tepatnya di gerbang pintu masuk kantor Wali kota Bitung, Kamis (6/5/2021) sekitar puku 03.00 wita.

Sesosok mayat yang ditemukan dalam posisi terlentang, dengan kepala menghadap ke selatan serong barat, diduga merupakan korban penganiayaan menggunakan senjata tajam (Sajam).

Lokasi kejadian teletak di Kelurahan Bitung Barat 1 Kecamatan Maesa Kota Bitung.

Saat ditemukan, ciri-ciri korban memakai kaos warna hitam, dengan celana jins pendek warna biru.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kepala Hancur Tergilas Truk, Lakalantas Maut di Tanjakan Munte Minsel

Kabar ini kemudian langsung ditindak lanjuti tim Inafis Satreskrim Polres Bitung, di bawah pimpinan AKP Frelly Sumampouw Kasat Reskrim Polres Bitung melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dibantu pancaran lampu mobil Inafis dan mobil patroli Polsek Maesa, didapati di tubuh korban tepatnya pada bagian dada ada luka di duga tikaman senjata tajam.

Timm Inafis, Identifikasi yang dilakukan Tim Inafis dan Polsek Maesa dipimpin AKP Frelly Sumampouw, terhadap sesosok jasad laki-laki yang ditemukan tergeletak tak bernyawa di depan kantor Wali Kota Bitung, Kamis (6/5/2021).
Timm Inafis, Identifikasi yang dilakukan Tim Inafis dan Polsek Maesa dipimpin AKP Frelly Sumampouw, terhadap sesosok jasad laki-laki yang ditemukan tergeletak tak bernyawa di depan kantor Wali Kota Bitung, Kamis (6/5/2021). (Istimewa)

"Di lokasi kami mendapati dada korban ada luka diduga tikaman, dengan panjang 10 Cm, dan lebar 4 cm dan ditemukan luka lecet di punggung sebelah kiri.

Saat ditemukan benar dalam kondisi meninggal dunia," kata AKP Frelly Sumampouw, Kamis (6/5/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved