Larangan Mudik Lebaran
Robert Winerungan: Larangan Mudik Berdampak Langsung ke 4 Sektor Ekonomi
Pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir walaupun secara umum menunjukkan tanda tanda penurunan
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir walaupun secara umum menunjukkan tanda tanda penurunan.
Pemerintah pun mengeluarkan larangan mudik dalam rangka Lebaran 1442 Hijriah selang 6-17 Mei 2021.
Tujuannya untuk memutus rantai penularan Covid-19.
Kebijakan pemerintah melarang mudik memang suatu pilihan yang sangat sulit.
Baca juga: Maurits Mantiri - Hengky Honandar Kucur Rp 13 Miliar untuk THR
Baca juga: Olly Dondokambey Pacu Peningkatkan SDM Pariwisata, Dispar Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Selam
Karena di satu sisi pemerintah ingin adanya pertumbuhan ekonomi yang tinggi namun di sisi yang lain pemerintah tidak ingin kecolongan risiko penularan covid-19.
Karena berdasarkan pengalaman, pelaksanaan libur termasuk perayaan momen keagamaan signifikan menyumbang kenaikan angka positif Covid-19.
Memang, kebijakan pelarangan mudik ini secara langsung akan berdampak ke sektor ekonomi.
Paling tidak ada empat sektor yang akan terdampak dari larangan mudik Lebaran 2021, yakni sektor transportasi, hotel dan restoran, makanan dan minuman, dan sektor sandang serta penurunan uang bereda.
Baca juga: Ini Harapan Meske dan Mince, Dua Bocah Seleb Youtube Kepada Joune Ganda dan Kevin Lotulung
Meskipun demikian, secara umum tidak akan banyak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi karena hanya selang 6-17 Mei.
Sektor transportasi akan terjadi penurunan karena tidak ada armada transportasi masal yang bisa jalan.
Kemudian adanya penurunan terhadap uang yang beredar namun seberapa besar pengaruhnya ke ekonomi mungkin relatif kecil karena putaran uang tetap ada.
Baca juga: Syahrini jadi Sorotan Sepulang Tanah Air, Istri Reino Barack Rubah Penampilan 180 Derajat, Hijrah?
Walaupun ada larangan midik tapi tetap ada mudik yang level lokal yang bersilaturahmi antar kota terdekat dan itu yang membuat uang berputar serta adanya pariwisata lokal.
Sementara itu konsumsi akan tetap tumbuh. Dimana, konsumsi rumah tangga kuartal II tahun ini akan tetap tumbuh meskipun mudik Lebaran 2021 dilarang.
Konsumsi akan tetap tumbuh karena stimulus pemerintah melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun ini memiliki anggaran lebih besar dari tahun 2020 lalu.(ndo)
Baca juga: Gadis Cantik Engelina Suawa Hormati Mereka yang Sedang Berpuasa di Bulan Ramadan
YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/robert-winerungan-23432.jpg)