Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KKB Papua

Teroris KKB Papua Kembali ke NKRI, Tabuni Ngaku Hampir Mati Tersiksa dan Ditipu, Ini Ikrar Setianya

Cerita mantan anggota teroris KKB Papua Tenius Tebuni kembali ke NKRI. Mengaku tersiksa saat menjadi anggota KKB Papua.

Editor: Frandi Piring
Dok Penerangan Kogabwilhan III via Kompas.com
Mantan anggota teroris KKB Papua Tenius Tebuni kembali ke NKRI. Mengaku tersiksa saat menjadi anggota KKB Papua. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwihan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa, yang mengatakan niat baik Tabuni.

Suriastawa menyampaikan niatnya pada Toga (Tokoh Agama) dan masyarakat Kampung Mbua, serta meminta untuk difasilitasi dengan pihak Satgas Yonif R 323/BP.

Kemudian, Tenius Tabuni mengatakan ikrar setia kembali ke pangkuan NKRI, dan menandatangani surat keluar dari KKSB.

Menurut Kompas TV, Tenius Tabuni bocorkan kehidupannya selama menjadi anggota KKB Papua, sehingga memilih keluar.

Awalnya dia bergabung dengan KKB Papua, karena dijanjikan kehidupan yang serba mudah.

Sebanyak 5 anggota <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kkb-papua' title='KKB Papua'>KKB Papua</a> menyerahkan diri di Distrik Bruwa, pada Rabu (22/7/2020).

(Foto: Sebanyak 5 anggota KKB Papua menyerahkan diri di Distrik Bruwa, pada Rabu (22/7/2020). (dok.Penerangan Kogabwihan III)

Segala kebutuhan hidupnya akan terpenuhi, termasuk banyak uang, namun seiring berjalannya waktu dia hanya ditipu.

"Sering kelaparan di dalam hutan, karena kekurangan logistik. Ditambah lagi KKB tidak solid selalu terpecah-pecah, dan bergerak sendiri-sendiri," kata Tenius Tabuni.

Tak hanya itu, Tenius Tabuni selalu bertentangan dengan hati nuraninya saat bergabung dengan kelompok Rambo Lokbere.

Batinnya menjerit, ketika KKB kerap menyakiti masyarakat yang menolak membantunya.

Dia pun terpaksa bergabung menjadi anggota KKB Papua.

Kemudian, dia menceritakan pernah terlibat kontak senjata dengan aparat, saat masih bergabung dengan anggota KKB.

Menurutnya insiden baku tembak itu terjadi pada 2017 silam, di wilayah Habema,

saat itu dia bersama KKB lainnya melakukan pengadangan hingga berakhir kontak senjata.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved