RHK Selasa 4 Mei 2021

RENUNGAN HARIAN KRISTEN 1 Raja-raja 10:3 - Menjawab dengan Hikmat

Kirab kemuliaan raja-raja Ethiopia, yakni The Kebra Nagast, yang berisi sejarah negeri itu mencatat bahwa, 1000 tahun sebelum Kristus (SM)

Editor: Aswin_Lumintang
Ist
Kisah Salomo, Raja Ketiga Kerajaan Israel yang Bijaksana 

1 Raja-raja 10:3
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kirab kemuliaan raja-raja Ethiopia, yakni The Kebra Nagast, yang berisi sejarah negeri itu mencatat bahwa, 1000 tahun sebelum Kristus (SM), Ethiopia atau wilayah Sheba, dipimpin berdasarkan garis keturunan "Ratu Perawan." Ratu yang tercatat paling terkenal adalah Makeda, yang lahir tahun 960 SM.

Dialah yang disebut sebagai ratu dari negeri Syeba. The Kebra Nagast mencatat tradisi, kepribadian, kecerdasan dan kemakmuran yang luar biasa dari sang ratu di negerinya. Termasuk dalam hal berbicara dan mengajukan pertanyaan.

Raja Salomo
Raja Salomo (thevintagenews.com)

Ketika dia bertemu raja Salomo, dia mengujinya dengan teka-teki. Baik kitab 2 Tawarik 9 maupun 1 Raja-raja 10, tidak menguraikan pertanyaan dan teka-teki apa yang diajukan oleh sang ratu kepada sang raja. Namun, menilik kebiasaan ratu dan catatan di Kebra Nagast itu, setidaknya ada 4 pertanyaan yang diajukan oleh ratu kepada raja.
Jadi, ratu benar-benar menguji raja Salomo secara riil, face to face (berhadapan muka). Dan segala pertanyaannya dijawab dengan sempurna oleh raja Salomo dengan hikmatnya yang berasal dari Allah. Tak ada yang tersembunyi yang tidak diungkapkan Salomo kepada ratu Makeda.

Demikian firman Tuhan hari ini.
Dan Salomo menjawab segala pertanyaan ratu itu; bagi raja tidak ada yang tersembunyi, yang tidak dapat dijawabnya untuk ratu itu. (ay 3)_

Menilik catatan dan tradisi tersebut, maka 4 pertanyaan atau teka-teki ratu itu yakni, _Pertama,_ ratu memperlihatkan dua macam buket atau karangan bunga, satu dari bunga-bunga alami dan yang lain dari bunga-bunga buatan, yang merupakan tiruan yang sempurna sehingga orang biasa tidak mungkin dapat membedakan mana yang alami.

Dia menantang raja untuk membedakan dua buket itu tanpa meninggalkan kursi takhtanya apalagi menyentuh. _Jawaban:_ Raja meminta para pelayannya membiarkan lebah-lebah masuk ke ruangan itu, dan sesudah lebah itu hinggap pada bunga-bunga yang alami, maka raja dengan tepat dapat menunjukkan karangan bunga yang asli.
_kedua,_ ratu minta raja mengisi sebuah cawan dengan air yang bukan dari bumi maupun dari langit. _Jawaban:_ Raja Salomo mengumpulkan air keringat dari kuda yang dilarikan kencang dan dimasukkan dalam cawan. Jadi bukan dari langit dan dari bumi.

_Ketiga,_ raja harus memasang benang di permata. _Jawaban:_ Raja memengaruhi seekor cacing kecil merayap melalui lubang yang kecil itu dan mengikatkan benang sehingga masuk ke dalam permata.

Dan, _keempat,_ raja harus menunjukkan di antara dua kelompok anak-anak, yang berpakaian sama, rambut maupun modelnya. Raja harus membedakan mana yang laki-laki dan mana perempuan. _Jawaban:_ Salomo memerintahkan agar mangkuk-mangkuk berisi air ditempatkan di hadapan mereka agar mereka bisa membasuh tangan, dan raja menunjukkan secara tepat dari cara masing-masing kelompok menggulung lengan baju mereka sebelum membasuh tangan.

Itulah teka-teki ujian yang cenderung menjebak" raja. Tapi karena hikmat dari Tuhan, raja dapat menjawab semuanya secara sempurna tanpa satupun yang tersisa atau tersembunyi. Sekali lagi, semua karena hikmat Salomo adalah berasal dari Tuhan, maka dia mampu menyingkapkan semuanya secara benar dan sempurna. Luar biasa!

Sahabat Kristus, di dalam Tuhan kita, apa _sih_ yang tidak mungkin? Allah Salomo, adalah Allah yang sama, yang kita sembah dan muliakan saat ini. Allah kita di dalam Tuhan Yesus, tidak pernah berubah, dahulu, sekarang, sampai selamanya. Dia tetap mahakuasa, mahabaik dan pemilik serta pengendali hidup kita. Dialah Tuhan kita yang abadi selamanya. Dialah sumber hikmat itu sendiri.

Maka sebagai keluarga dan umat Kristen, carilah Tuhan. Jangan menjauh dari pada-Nya. Hiduplah menurut kehendak-Nya. Melakukan kehendak Kristus sesuai firman-Nya adalah perwujudan hikmat. Jadilah kita sebagai Salomo masa kini yang hidup dengan hikmat Kristus.

Dengan ketaatannya kepada Tuhan yakni oleh hikmat yang dia peroleh dari Allah, Salomo membawa orang yang tidak mengenal Allah (ratu negeti Syeba), datang kepadanya dan menjadi percaya kepada Allah. Kita pun hendaknya demikian.

Jangan sebaliknya. Karena ulah kita, orang percaya justeru menjadi "kafir" dan meninggalkan Allah, akibat kelakuan kita, baik pikiran, cara bicara maupun perbuatan kita yang tidak berhikmat. Mereka tidak mau lagi beribadah karena prilaku hidup kita yang telah menyakiti mereka membuat mereka menjauh dari persekutuan dengan Tuhan.

Namun, jadilah kita teladan. Sehingga orang yang tidak mengenal Allah akan mengenal Sang Pencipta dari prilaku hidup kita. Sehingga dari hidup kita banyak orang datang kepada Kristus dan nama Tuhan dimuliakan. Sedangkan semua umat percaya, akan bersama kita tumbuh dewasa iman dalam hikmat Allah dan menjadi berkat bagi semua orang. Amin

Ilustrasi renungan
Ilustrasi renungan (internet)

DOA: Tuhan Yesus, pakailah kami lebih heran lagi untuk jadi berkat bagi semua orang, agar semakin banyak orang mengenal dan memuliakan nama-Mu. Amin

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved