Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kapal Selam Naggala Hilang

Potret Robot Berusaha Angkat Bangkai Kapal Selam Nanggala 402, Ali : Agak Sulit

Tetapi dipastikan, jika robot bawah laut dianggap paling efektif untuk menyelam di kedalaman 840 ini dan tidak berisiko karena memang tanpak awak.

Editor: Alpen Martinus
infokomando.id
Ilustrasi proses evakuasi kapal selam KRI Nanggala 402. 

Namun, semuanya masih dalam pertimbangan. Sebab Kemungkinan kapal-kapal yang akan dioperasikan ini agak kesulitan."Untuk mengangkat memang agak sulit."

Opsi paling efektik adalah menempelkan pengait dengan barang yang akan diangkat itu butuh tangan, maka tangan-tangan yang paling tepat adalah milik penyelam ataupun robot bawah laut.

"Butuh tangan, bisa penyelam, bisa robot."

Khususnya untuk penyelam memang harus memakai baju khusus mengingat tekanan kedalaman di bawah Laut Bali.

"Kalau penyelam dia harus pakai baju khusus yang bisa sampai kedalaman segitu."

Resiko di kedalaman tersebut memang dipertimbangkan bagi penyelam, maka robot bawah laut dianggap sangat efektif.

"Nah, ini agak sulit, mungkin akan dibantu robot untuk memasang itu," tutur Ali.

Bagaimana perkembangan evakuasi? Ali mengatakan, hingga saat ini pihaknya baru bisa mengangkat bagian-bagian kecil dari kapal tersebut.

Seperti Apa robot bawah laut tersebut?

Dilansir dari kompas tv, robot bawah laut ini kerap disebut ROV.

ROV merupakan robot bahah laut tanpa awak yang memiliki kemampuan untuk mengamati benda di lautan.

Sebab, dalam kerjanya, robot bawah laut ini dikendalikan

dengan remote control secara langsung dari atas permukaan air.

Sebelum diturunkan ke laut, lebih dulu akan ditentukan titik lokasi.

Biasanya titik lokasi akan ditandai oleh KRI yang standby di tempat pencarian.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved