Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KKB Papua

Kapolda Papua Ajak Masyarakat Usir KKB Papua Dari Kampung Mereka, "Kami Tak Akan Keluar'

Saat ini, misi utama aparat keamanan adalah membersihkan Kabupaten Puncak dari KKB.

Editor: Alpen Martinus
Youtube via Tribun Manado
Mengenal OPM yang Kini Terpecah Belah Jadi 3 Sayap dan Bersaing. Salah satunya KKB Papua yang Sering Bikin Onar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, PAPUA-Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin beringas, selain membunuh secara sporadis,

Mereka juga mulai merusak bahkan membakar fasilitas milik pemerintah.

Itu diyakini sebagai bentuk teror, namu Polri meyakinkan tak akan menarik pasukan dari sana.

Gedung Sekolah Dasar (SD) Mayuberi dan bekas gedung puskesmas di Kampung Mayuberi,

Baca juga: Ingat Tragedi Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh Tahun 2018? Terungkap Percakapan Akhir, Ini Penyebabnya

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri ungkap 4 Aksi KKB Papua Ngamuk Bakar Puskemas, Kirim Ancaman Tembak Anggota TNI Polri dan Etnis Jawa, Selasa (4/5/2021) (Ist/handout)

Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua, yang dibakar Kelompok kriminal bersenjata (KKB),

ternyata cukup dekat dengan markas KKB Papua pimpinan Lekagak Telenggen.

Diketahui, pembakaran itu dilakukan KKB pada Minggu (2/5/2021) malam.

"Di Mayuberi ini ada kelompok sendiri di situ, (markas Lekagak Telenggen) di belakangnya.

Kemarin Mayuberi kita gunakan sebagai Kotis Satgas Polri

untuk melakukan penindakan di markas mereka," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Timika, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Jenis Racun Sianida Dalam Sate Beracun yang Diterima Nani, Beda Dari Pesanan, Lebih Berbahaya

Sumber dana kkb papua beli senjata amunisi perang.
Sumber dana kkb papua beli senjata amunisi perang. (Istimewa)

Fakhiri menduga, KKB sengaja membakar dua gedung itu

karena wilayah Mayuberi pernah dijadikan pos keamanan oleh TNI dan Polri.

"Mereka selalu seperti itu, membakar lokasi yang pernah dijadikan pos keamanan," kata dia.

Fakhiri menegaskan, meski Mayuberi sudah dekat dengan markas Lekagak Telenggen,

aparat keamanan tidak akan mundur.

Baca juga: Ayah Nani Tersangka Pengirim Sate Beracun Ungkap Sifat Asli Anak Saat di Rumah,Tak Menyangka

Saat ini, misi utama aparat keamanan adalah membersihkan Kabupaten Puncak dari KKB.

"Kita tetap melakukan penindakan di sana, kita tidak akan keluar dari Ilaga," kata dia.

Selain itu, Fakhuri juga menjaga masyarakat untuk tidak membantu KKB Papua.

Bahkan, ia menyerukan agar masyarakat mengusir KKB Papua yang berada di kampung mereka.

"Masyarakat harus berani melawan kelompok ini karena

mereka kelompok yang patut kita usir dari kampung tempat kita tinggal," ujar Fakhiri.

Pembakaran sekolah dan gedung bekas puskesmas itu diketahui pada Senin (3/5/2021) pukul 11.30 WIT.

Seorang saksi berinisial JE mengatakan, pembakaran berawal pada Minggu pukul 22.30 WIT.

Saksi yang berada di Kampung Uloni melihat kumpulan

asap hitam tebal dari Kampung Mayuberi pada pukul 23.00 WIT.

Sehari setelah kejadian tersebut, saksi tiba di Kampung Kimak untuk melapor kepada pihak Kepolisian.

Kemudian, JE kembali mendapat telepon dari saksi kedua bahwa Gedung SD Mayuberi telah dibakar oleh KKB.

Mengetahui tersebut, JE mengambil langkah melaporkan kasus itu ke Polres Puncak.

Ia menyampaikan, ada tiga titik yaitu Jalan Kimak, Jalan Tagaloa,

dan Jalan Wuloni Pintu Angin yang dirusak oleh pihak KKB.

Ia mendapat informasi jalan tersebut digali dengan kedalaman 25-40 centimeter.

Perusakan tersebut menurut JE, kemungkinan bertepatan dengan waktu pembakaran gedung puskesmas dan Gedung SD Mayuberi.

Selain itu, ada banyak simpatisan KKB yang membantu pembakaran gedung

dan perusakan fasilitas jalan yang dibagi dalam beberapa kelompok.

Saat kelompok pertama melakukan pembakaran puskesmas

dan dilanjutkan membakar SD Mayuberi, kelompok lain bertugas merusak tiga titik Jalan Mayuberi,

Jalan Kimak, dan Jalan Wuloni.

Sementara anggota KKB yang menenteng senjata berada di pinggir jalan

mengamankan simpatisan yang bekerja merusak fasilitas umum.

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul "KITA Tidak Akan Mundur," TNI-Polri Kejar KKB Pembakar Puskesmas dan Sekolah: Dekati Markas Lekagak

Berita lain terkait KKB Papua

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved