Breaking News:

Catatan Willy Kumurur

PSG Vs Manchester City, Pentas Orkestra Menara Eiffel

Penulis adalah penikmat bola. Berprofesi sebagai dokter. Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado

Editor: Jumadi Mappanganro
handover
dr Willy Kumurur 

Skuad dibangun dengan instan untuk meraih trofi dengan cepat.

Maka pertempuran di stadion Parc des Princes adalah 'perang Timur Tengah': Qatar versus UEA.

Menurut The Guardian, ini bukan hanya sekadar permainan dari sudut pandang olahraga.

Laga Les Parisiens versus The Citizens didasari oleh serbuan negara-negara yang menganggap sepak bola -dan komposisi tim yang hebat- sebagai alat untuk meningkatkan reputasi global mereka.

Akankah segala sesuatunya menjadi rumit?

"Dalam sepakbola segala sesuatu menjadi kian rumit dengan adanya tim lawan," ujar filsuf Prancis, Jean-Paul Sartre.

Kerumitan itulah yang dapat menghadirkan drama di kota tempat berdirinya Menara Eiffel.

Harian Perancis, L'Équipe, memasang headline berjudul Le Triangle Des Promesses (trisula yang menjanjikan).

Maksudnya adalah trisula Paris Saint-Germain yaitu Kylian Mbappé, Neymar Jr. dan Marco Verratti. Les Parisiens tak cuma Neymar dan Mbappe, tutur Pep Guardiola, manajer-pelatih Manchester City.

"Hampir tidak mungkin untuk meredam mereka selama 90 menit penuh. Kami harus berusaha menyelesaikan analisa untuk tim ini," lanjut Guardiola.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved