Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Pukul 18.30 Wita, Anak Kepala Dusun Tewas Terlindas Truk, Nyalip Tapi Jalanan rusak
Terjadi kecelakaan maut di Kampung Bila-bilae, Dusun Bila-bilae, Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Kampung Bila-bilae, Dusun Bila-bilae, Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan pada kemarin hari Senin sore.
Kecelakaan itu melibatkan kendaraan truk dengan sepeda motor.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor tewas.
Baca juga: Ada Mujizat dan Keajaiban di Balik Kebakaran di Bitung, Satu Orang Terbangun hingga Alkitab Utuh
Baca juga: Bagaimana Zakat dari Gaji dan Hukum Memberi Zakat kepada Janda? Simak Penjelasan Quraish Shihab
Baca juga: Gempa Bumi Tadi Selasa (27/04/2021), BMKG: Tak Berpotensi Tsunami, Ini Magnitudo dan Lokasi Gempa
Foto: Kecelakaan yang terjadi di Kampung Bila-bilae, Dusun Bila-bilae, Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap mengakibatkan seorang remaja meninggal dunia. (TRIBUN TIMUR/NINING)
Kecelakaan yang terjadi di Kampung Bila-bilae, Dusun Bila-bilae, Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap mengakibatkan seorang pemuda meninggal dunia.
Korban itu bernama Nasruddin alias Anas warga dusun Campalagian, Desa Takkalasi, Kecamatan Maritengngae, Sidrap.
Kepala Dusun III Takkalasi, Baharuddin yang merupakan ayah dari korban mengatakan hanya bisa pasrah mengetahui anaknya meninggal terlindas truk.
"Anak saya meninggal tepat di bawah mobil truk. Diduga kepalanya pecah," kata Baharuddin kepada awak media, Senin, (26/04/2021).
Ia menuturkan, kecelakaan putranya terjadi setelah berbuka puasa.
"Menurut keterangan warga, kecelakaan anak saya ini bertepatan waktu sesaat setelah buka puasa.
Tepatnya, pukul 18.30 Wita," ujarnya.
Dari peristiwa kecelakaan itu, diduga korban yang mengendarai motor matic warna merah dengan nomor polisi DP 6737 CS berada diposisi depan mobil truk berwarna kuning dengan nomor polisi DP 8238 DA.
"Awalnya anak saya dengan pengemudi truk satu arah dari Pangkajene menuju ke selatan, tepatnya di jalan Poros Soppeng," ungkapnya.
Korban kemudian menyalip mobil truk bermuatan gabah tersebut.