Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

Pentagon Hubungi Menhan, Tawarkan Bantuan Alat Canggih untuk Angkat KRI Nanggala-402 ke Permukaan

Hilangnya kapal selam Angkatan Laut Indonesia mendapatkan perhatian dari sejumlah negara, seperti Amerika Serikat (AS).

Tribunnews/Malvyandie Haryadi
Poseidon, pesawat pemburu kapal selam dipamerkan dalam ajang Paris Air Show 2019 di Le Bourget, Paris, Prancis, Selasa (18/6/2019). 

Namun sejauh ini, belum ada permintaan bantuan lebih lanjut dari Indonesia kepada AS.

"Saya tahu tidak ada permintaan lain saat ini dari pemerintah Indonesia untuk bantuan lain, yang bisa diberikan di permukaan atau di bawah permukaan (laut)," ungkap Kirby.

"Tentu saja, kami memiliki banyak kemampuan, tapi saya tidak akan menjelaskan jenis misi apa ini," imbuhnya.

Jika kapal selam KRI Nanggala-402 ditemukan, terserah kepada Indonesia tentang bagaimana melanjutkannya, kata Kirby.

Ia lalu, menambahkan bahwa tugas seperti mengangkat kapal selam yang tenggelam ke permukaan adalah pekerjaan yang menantang.

Kondisi 53 Awak KRI Nanggala-402 Belum Dapat Dipastikan, TNI AL Siapkan Evakuasi Medis

Sejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kri-nanggala-402' title='KRI Nanggala-402'>KRI Nanggala-402</a> berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan.

"Sangat tergantung pada apakah Anda mengejar sebuah objek di bawah air, apa pun itu kondisinya dan seberapa dalam itu, dan juga seperti apa... dasarnya dan seperti apa arusnya," terangnya.

Ia menjelaskan kemudian bahwa ada banyak hal yang harus diperhatikan untuk mengangkat kapal selam yang tenggelam ke permukaan.

"Mengangkat sesuatu dari dasar laut adalah pekerjaan yang berbahaya dan melelahkan. Kami memiliki beberapa kemampuan untuk membantu dalam hal itu," jelasnya.

Saat ini, katanya, di luar pesawat P-8 yang disediakan, aspek tambahan tentang bagaimana DOD dapat membantu, AS belum mendapatkan permintaan lebih jauh dari Indonesia.

"Kami ingin membantu mereka menemukan kapal selam dan kami ingin melakukan apa pun yang kami bisa, apa pun yang mereka ingin kami lakukan, untuk membantu mereka menemukannya," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul KRI Nanggala-402 Tenggelam, AS Tawarkan Bantuan Alat Canggih untuk Angkat ke Permukaan

Berita lainnya terkait Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved