Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak
Pentagon Hubungi Menhan, Tawarkan Bantuan Alat Canggih untuk Angkat KRI Nanggala-402 ke Permukaan
Hilangnya kapal selam Angkatan Laut Indonesia mendapatkan perhatian dari sejumlah negara, seperti Amerika Serikat (AS).
Namun sejauh ini, belum ada permintaan bantuan lebih lanjut dari Indonesia kepada AS.
"Saya tahu tidak ada permintaan lain saat ini dari pemerintah Indonesia untuk bantuan lain, yang bisa diberikan di permukaan atau di bawah permukaan (laut)," ungkap Kirby.
"Tentu saja, kami memiliki banyak kemampuan, tapi saya tidak akan menjelaskan jenis misi apa ini," imbuhnya.
Jika kapal selam KRI Nanggala-402 ditemukan, terserah kepada Indonesia tentang bagaimana melanjutkannya, kata Kirby.
Ia lalu, menambahkan bahwa tugas seperti mengangkat kapal selam yang tenggelam ke permukaan adalah pekerjaan yang menantang.
• Kondisi 53 Awak KRI Nanggala-402 Belum Dapat Dipastikan, TNI AL Siapkan Evakuasi Medis
"Sangat tergantung pada apakah Anda mengejar sebuah objek di bawah air, apa pun itu kondisinya dan seberapa dalam itu, dan juga seperti apa... dasarnya dan seperti apa arusnya," terangnya.
Ia menjelaskan kemudian bahwa ada banyak hal yang harus diperhatikan untuk mengangkat kapal selam yang tenggelam ke permukaan.
"Mengangkat sesuatu dari dasar laut adalah pekerjaan yang berbahaya dan melelahkan. Kami memiliki beberapa kemampuan untuk membantu dalam hal itu," jelasnya.
Saat ini, katanya, di luar pesawat P-8 yang disediakan, aspek tambahan tentang bagaimana DOD dapat membantu, AS belum mendapatkan permintaan lebih jauh dari Indonesia.
"Kami ingin membantu mereka menemukan kapal selam dan kami ingin melakukan apa pun yang kami bisa, apa pun yang mereka ingin kami lakukan, untuk membantu mereka menemukannya," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul KRI Nanggala-402 Tenggelam, AS Tawarkan Bantuan Alat Canggih untuk Angkat ke Permukaan
Berita lainnya terkait Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak